Regional
Ikatan Mahasiswa Kecam Tindakan Represif Petugas Keamanan PGRI
Published
6 tahun agoon
By
admin
PALEMBANG – Ikatan mahasiswa Muhammadiyah kota Palembang Mengecam dan mengutuk keras atas tindakan represif aparat keamanan di universitas PGRI Palembang.
Pada hari Kamis(10/09) di depan universitas PGRI Palembang, pernyataan sikap Mahasiswa untuk meminta penjelasan terkait dengan UKT yang sampai hari ini belum terealisasi dengan baik ke mahasiswa.
Aksi ini adalah lanjutan dari aksi sebelumnya yang juga sudah dilakukan, akan tetapi sampai saat ini pihak yayasan dan universitas PGRI Palembang menutup untuk melakukan dialog dengan para mahasiswa terkhususnya Badan Eksekutif mahasiswa ( BEM).
Para mahasiswa PGRI melakukan aksi lanjutan untuk mempertanyakan sikap dari pihak yayasan dan universitas, akan tetapi dijawab oleh aparat keamanan yang langsung melakukan tindakan represif terhadap Mahasiswa.
Dan terlihat adanya oknum dari keamanan kampus melakukan provokasi ke yang lain untuk melakukan tindak kekerasan, dan terlihat jelas adanya kontak fisik yang dihantam kan ke salah satu mahasiswa, Andi leo.
“Maka dari itu kami dari ikatan mahasiswa Muhammadiyah kota Palembang sangat menyayangkan sikap yang dilakukan oleh aparat keamanan dalam menghalau aksi hari ini,” ujar M. Wahyu Nugroho selaku ketua umum IMM kota Palembang.
“Kami dari ikatan mahasiswa Muhammadiyah kota Palembang akan mengawal proses ini sampai terang benderang dan kami juga akan meminta pihak yayasan dan universitas untuk bertanggung jawab dan mengambil langkah konkret untuk penyelesaian kasus ini. Agar dikemudian hari tidak terjadi lagi hal yang serupa,” ujarnya.
Dan ikatan mahasiswa Muhammadiyah kota Palembang juga mengajak semua elemen mahasiswa untuk bersinergi dan merapatkan barisan dan saling merangkul satu sama lain.
Kami meminta aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini didepan khalayak publik dan kami juga akan memerahkan jalananan kota Palembang apabila tidak ada tindak lanjut dari pihak aparatur kepolisan terhadap kasus tersebut, untuk menangkap dan mengadili oknum premanisme yang ada di lingkungan Universitas PGRI Palembang karena ini ada tamparan sekaligus pelecehan untuk aktivis mahasiswa Sumsel, Ujar Herom Wihanda, Ketua bidang hikmah IMM Kota Palembang.
Sontak atas kejadian ini, Ketua Presidium ASB Aktivis Sumsel Bersatu, Rudi Pangaribuan mengatakan menolak dan mengutuk keras atas kekekerasan yang dialami aktivis Universitas PGRI Palembang.
“ASB menolak dan mengutuk keras atas kekerasan yang dialami Aktivis Universitas PGRI Palembang, jelas di Video yang beredar ada pemukulan terjadi oleh oknum Berpakaian Securitiy” tegasnya.
“Dilihat dari video yang beredar durasi 35 detik itu, mahasiswa didorong lalu dipukul, oleh oknum Security, seakan di kepung, tak ada perlawanan, meminta aparat hukum untuk berbuat adil atas hal yang terjadi,” terangnya. (ful)


You may like

DIBEKUK! Tim Macan Bukit Tak Beri Ampun, Spesialis Curanmor di IB I Langsung Dicokok!

Soroti Kinerja Bapenda Palembang, Ketua Fraksi Golkar: “Rumah Kita Harus Bersih Dulu”

HUT Kota Palembang ke-1343, Diskominfo Gelar Lomba Gaplek dan E-Sport Antar Pegawai-Media

KORMI Kota Palembang Meriahkan HUT Palembang ke-1343, 18 Kecamatan & 29 UPTD Bahagia Jalin Silaturahmi

Targetkan Banjir Palembang Berkurang 50% Tahun Depan, DPRD Percepat Pansus Banjir

Ogah Cuma Formalitas! Sekda Muba Pasang Badan, Siap ‘Bongkar’ Anggaran 2026 Demi Rakyat
Pos-pos Terbaru
- Sukseskan Pemusnahan Massal di Polda Jabar, Polresta Karawang Kirim Ribuan Knalpot Brong dan Puluhan Unit Motor Hasil Kejahatan
- Polresta Karawang Ungkap Peredaran 320 Butir Obat-Obatan Tertentu, Dua Orang Diamankan
- KORMI Palembang Gelar Rakor Strategis
- Polresta Karawang dan Brimob Perkuat Sinergitas, Dua Pimpinan Satu Angkatan Akpol 2004
- Berantas Pungli, Lapas Karawang Raih Skor Sempurna 100/100 pada Survei Kepuasan Publik Juli 2026






