Connect with us

Regional

IJTI dan PWI Minta Polisi Segera Mengungkap Kasus Kekerasan Terhadap Wartawan di Sukabumi

Published

on

INFOKA.ID – Organisasi profesi wartawan di Sukabumi mendesak kepolisian segera mengungkap pelaku kekerasan terhadap Ilham Nugraha, reporter media online Jurnal Sukabumi oleh orang tidak dikenal (OTK) saat tengah liputan di area RSUD Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Senin (13/6/22).

Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Sukabumi, Afit Hairuman, sangat menyayangkan dan mengecam tindakan premanisme dan kekerasan yang dialami oleh Ilham.

“Kami sangat menyayangkan tindakan premisme ini kerap terjadi. Tentunya mengecam keras perilaku yang mengakibatkan saudara kita jadi korban,” ujarnya dilansir TribunJabar.id, Selasa (14/6/2022).

Sebagai solidaritas profesi, IJTI pun mendorong pihak kepolisian agar segera mengungkap dan menangkap pelaku premanisme terhadap Ilham.

“Kami mendukung pihak Kepolisian Resor Sukabumi untuk dapat mengungkap kasus aksi premanisme dan kekerasan yang terjadi terhadap saudara Ilham,” tutut Afit

Rasa solidaritas profesi dan kecaman pun muncul dari Persatuan Partawan Indonesia (PWI) Perwalikan Kota Sukabumi.

Ketua PWI Kota Sukabumi, Riri Satiri, mengatakan, pihaknya mengecam keras segala bentuk tindakan kekerasan terhadap wartawan, apalagi yang sedang menjalankan tugas peliputan.

Sebagaimana diatur Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers Pasal 8 dengan tegas menyatakan, seorang wartawan dalam melaksanakan profesinya mendapat perlindungan hukum.

Kemudian pasal 4 menjelaskan bahwa kemerdekaan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara, bahwa pers bebas dari tindakan pencegahan, pelarangan, dan atau penekanan agar hak masyarakat untuk memperoleh informasi terjamin.

“Hasil kajian PWI Kota Sukabumi dan berdasarkan informasi dari berbagai sumber menyatakan bahwa Ilham Nugraha adalah benar sedang menjalankan tugas peliputan,” ucapnya.

Tidak hanya itu, PWI Kota Sukabumi pun meminta aparat kepolisian untuk segera mengusut tuntas yang menimpa Iham dan membuka seterang-terangnya kepada publik siapa saja pelaku pengeroyokan, termasuk provokator atau dalang di balik aksi pengeroyokan tersebut.

“Kami meminta apar kepolisian segera mengungkap dan menangkap para pelaku kekerasan terhadap rekan kami,” ucap Riri. (*)

Sumber: TribunJabar.id

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement