Regional
Hasil Panen Merugi, Petani Karawang Utara Salahkan Langkanya Stok Pupuk Urea Subsidi
Published
2 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Petani di wilayah Karawang Utara menjerit, pasalnya hasil panen padi tidak sebanding dengan biaya produksi.
Hal itu lantaran pasokan pupuk urea subsidi yang dijaminkan pemerintah untuk ditambah tak kunjung dinikmati para petani khususnya wilayah Karawang Utara.
Akibat langkanya pasokan pupuk tersebut, menjadikan ongkos produksi menjadi membengkak hingga banyak petani mengalami kerugian karena hasil panennya tidak sebanding.
Hal itu juga dikeluhkan Tarmat (50), warga masyarakat Dusun Tamiang RT 05 RW 07 Desa Pisangsambo Kecamatan Tirtajaya.
“Janji pemerintah yang katanya stok pupuk urea subsidi akan ditambah untuk petani hanya isapan jempol belaka,” kesalnya.
Diakui Tarmat, biaya produksi dari awal hingga panen dalam satu hektar bisa mencapai Rp 10 juta, namun saat panen hasilnya tidak capai Rp 10 juta.
“Hasil panen padi yang kita itung selama enam bulan hanya dapat lima juta. Intinya kita menanam padi dengang biaya yang sangat mahal tapi hasilnya merugi,” ungkapnya. (ded)


You may like

Proyek Kandang Ayam Cuma ‘Izin Desa’, Ibe Sentil Dinas Pertanian Karawang Soal Amanat Perda LP2B

Respons Cepat Polisi dan Warga Berhasil Amankan Terduga Pelaku Dugaan Pencurian Handphone di Telukjambe Barat

Ratusan Paket Nasi Putih MBG Di SDN Karyasari Tidak Dikonsumsi, Minta Ganti Roti Burger

Pertama di Jabar, Pemkab Karawang Gratiskan Modul Pembelajaran SD-SMP dan Hapus Biaya LKS

DPRD Karawang Matangkan Raperda RPIK Libatkan KADIN dan UNSIKA

Pemkab Karawang Bersih Bersih, Ratusan Bangli Dibongkar
Pos-pos Terbaru
- Proyek Kandang Ayam Cuma ‘Izin Desa’, Ibe Sentil Dinas Pertanian Karawang Soal Amanat Perda LP2B
- Respons Cepat Polisi dan Warga Berhasil Amankan Terduga Pelaku Dugaan Pencurian Handphone di Telukjambe Barat
- Ratusan Paket Nasi Putih MBG Di SDN Karyasari Tidak Dikonsumsi, Minta Ganti Roti Burger
- Pertama di Jabar, Pemkab Karawang Gratiskan Modul Pembelajaran SD-SMP dan Hapus Biaya LKS
- DPRD Karawang Matangkan Raperda RPIK Libatkan KADIN dan UNSIKA






