Regional
Hasil Panen Manggis di Purwakarta Turun, Distan: Petani Harus Berinovasi
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Hasil panen buah manggis di Purwakarta mengalami penurunan akibat dampak perubahan cuaca. Selain itu daya jual buah manggis juga belum bisa memaksimalkan pertumbuhan ekonomi petani. Pasalnya belum banyak produk olahan manggis yang dapat meningkatkan daya jual dari manggis tersebut.
“Para petani seharusnya jangan hanya menjual buahnya, tapi mereka harus membuat inovasi olahan dari buah manggis itu,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Purwakarta, Sri Jaya Midan seperti dilansir dari TribunJabar.id, Jumat (27/8/2021).
Menurutnya, hasil panen para petani lokal juga belum bisa diserap pasar ekspor secara maksimal.
“Perkiraan hasil produksi rata sebanyak 46 ribu ton per tahun, kita rata-rata hanya baru mengekspor sekitar 3.000 ton saja,” kata dia.
“Buah manggis untuk ekspor memang harus memenuhi persyaratan khusus seperti ukuran dan tampilannya juga harus sempurna. Jadi, harus ditangani khusus pada saat panennya para petani kita juga perlu diedukasi soal itu,” imbuhnya.
Ia menilai pengolahan buah manggis bisa menambah pendapatan para petani.
“Misal buahnya kita olah dulu, lalu yang dijual itu bisa selainya, atau sirupnya. Kan daya jualnya juga lebih mahal,” ujarnya.
Terlebih, hasil produksi buah tahun ini diperkirakan akan menurun akibat terkendala curah hujan yang masih sering turun meskipun saat musim kemarau. (*)

You may like

IJTI Akademi, Cetak Generasi Muda Yang Cerdas Bermedia Dan Kritis Informasi

Menteri PKP dan Pimpinan Daerah Tinjau Proyek HWB Purwakarta: Terobosan Hunian Layak bagi MBR

LippoLand Perkuat Kontribusi terhadap Percepatan Ekonomi dan Penyediaan Hunian Terjangkau melalui HWB Purwakarta

Besok! Hunian Warisan Bangsa (HWB) Purwakarta Resmi Diluncurkan

Purwakarta Istimewa Gelar EXPO Pendidikan Non Formal (PNF) Tahun 2025

FK-PKBM Kabupaten Purwakarta Adakan Musdalub Tahun 2025
Pos-pos Terbaru
- Kompak! Kades hingga Linmas di Amansari Karawang Gotong Royong Bangun Rumah Warga yang Nyaris Roboh
- Dua Anak Meninggal Dunia Akibat Tenggelam di Bekas Galian Empang, Polres Karawang Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan
- Kapolda Jabar Pimpin Rakor Kondusivitas Kawasan Industri di Karawang, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi Nasional
- Layanan MCU Gratis Primaya Hospital di Nobar Piala Dunia 2026 Karawang Diserbu Warga
- District East dan BNET Jalin Kemitraan Strategis untuk Membangun Ekosistem Smart and Green Living di Karawang







