Regional
Hari Guru Nasional, PGRI Karawang Desak Pemerintah Pusat Segera Angkat Guru Honorer
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Karawang mendorong pemerintah pusat didorong untuk segera mengangkat ribuan guru honorer yang ada di Kabupaten Karawang.
Ketua PGRI Karawang, Nandang Mulyana mengatakan, dorongan ini dengan tujuan untuk mengangkat kesejahteraan guru honorer.
“Masih tersisa guru honorer sekitar 4 ribuan, kami minta kepada pemerintah pusat untuk segera lah diangkat. Karena di Karawang sekarang ini banyak guru usia pensiun 60 tahun ada 62 tahun masih mengajar dan masih sebagai guru honorer statusnya,” katanya saat Peringatan Hari Guru Nasional 2022 di Lapangan Karangpawitan, Jumat (25/11/2022).
Dia menyebutkan, untuk di Kabupaten Karawang jumlah guru honorer mencapai 6.474 orang. Lalu sebanyak 2.247 guru telah diangkat oleh pemerintah pusat.
Bahkan menurut Nandang, di Kabupaten Karawang sendiri masih ada guru honorer berusia 60 tahun yang masih mengajar.
Menurut Nandang, nasib guru honorer harus diperhatikan oleh pemerintah pusat. Jangan sampai abai, mengingat banyak guru honorer yang telah mengajar lebih dari puluhan tahun.
“Sehingga, sebagai bentuk apresiasi atas pengorbanan terhadap para guru honorer, maka pemerintah perlu segera mengangkat guru honorer agar bisa lebih sejahtera,” katanya.
Nandang juga menerangkan, Pemerintah Kabupaten Karawang telah berupaya semaksimal mungkin dengan meningkatkan gaji guru honorer. Pada masa kepemimpinan Bupati Cellica Nurrachadiana gaji guru honorer kini mencapai Rp1,2 juta.
“Kemudian juga kesejahteraan guru PAUD juga pengawas lainnya. Ini bukti pemerintah daerah hadir, ya memang belum merasa puas karena kembali lagi ini kan menyangkut anggaran juga,” katanya.
Nandang meminta agar para guru honorer khususnya yang sudah lama mengajar dan menjelang masa usia pensiun segera diangkat, baik itu sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
“Harus dikasih jalur khusus lah, usia segitu udah engga perlu ikut tes. Ya pasti kalah sama yang baru-baru kan ya,” pungkasnya. (*)

You may like

AMKI Karawang Dukung Polres Tindak Peredaran Obat Keras Tertentu

Polres Karawang Periksa Sejumlah Pihak Terkait Kasus Penyerobotan Lahan Milik PT Astakona Megahtama

Bulog Karawang Komitmen Jaga Stok Minyakita, Pasok Rutin ke Pasar Karawang & Bekasi

Sidak Theatre Night Mart, Komisi I DPRD Karawang Dorong Penutupan Sementara

Petugas Lapas Karawang Gagalkan Penyelundupan 48 Batang Rokok Diduga Berisi Narkotika

Polres Karawang Amankan Dua Pengedar Obat Keras Terlarang di Purwasari
Pos-pos Terbaru
- AMKI Karawang Dukung Polres Tindak Peredaran Obat Keras Tertentu
- Polres Karawang Periksa Sejumlah Pihak Terkait Kasus Penyerobotan Lahan Milik PT Astakona Megahtama
- Bulog Karawang Komitmen Jaga Stok Minyakita, Pasok Rutin ke Pasar Karawang & Bekasi
- Sidak Theatre Night Mart, Komisi I DPRD Karawang Dorong Penutupan Sementara
- Dari Pos Ronda Menuju Podium Juara: Misi Keramat Orado Palembang Di Kejurprov I Sumsel







