Regional
Harga Beras di Karawang Alami Kenaikan, Diduga Karena El Nino
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Harga beras di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Karawang, Jawa Barat mengalami kenaikan.
Berdasarkan pengakuan para pedagang, kenaikan harga beras tersebut terjadi sejak beberapa bulan terakhir.
“Kenaikannya sekitar 8-9 persen,” kata seorang pedagang pasar beras di Pasar Baru Karawang, Jajang, Rabu (7/9/2023).
Ia menjelaskan, pada awal Agustus 2023, beras medium harganya Rp 11.400 per kg. Sebulan berikutnya atau pada awal-awal bulan September, harga beras medium itu naik menjadi Rp 12.400 per kg.
Kenaikan harga juga terjadi pada harga beras premium, sebelumnya atau pada awal-awal Agustus, harganya Rp 12.150 per kilogram, naik sebulan kemudian menjadi Rp 13.350 per kilogram.
Sejumlah pedagang beras di Pasar Baru Karawang menduga kalau kenaikan harga beras di pasaran itu karena keterbatasan pasokan menyusul terjadinya cuaca ekstrem, sebagai dampak dari El Nino.
“Kemungkinan karena panen padi tidak mencukupi permintaan beras di pasaran, sehingga harganya mengalami kenaikan,” kata dia.
Uju (55), warga Kelurahan Adiarsa Timur Kecamatan Karawang Timur Karawang menyebut kenaikan harga beras sangat memberatkan keluarganya.
Hal serupa juga diungkap Anis, warga Desa Bengle Kecamatan majalaya. Ia mengaku, bahwa harga beras saat ini sangat memberatkan.
Dia berharap pemerintah segera memberikan solusi untuk penanganan harga beras yang sudah naik dalam beberapa bulan terakhir.
Sub Koordinator Pengendalian Pangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Karawang, Wahyu, saat dihubungi di Karawang, mengaku akan berupaya mengatasi kenaikan harga beras di pasaran.
Pihaknya berkoordinasi dengan Bulog Karawang, berkaitan dengan ketersediaan dan pembelian beras untuk cadangan pangan.
“Kami akan segera berkoordinasi dengan Bulog, untuk mengatasi kenaikan harga beras itu. Apakah perlu operasi pasar beras atau tidak, itu nanti sesuai dengan koordinasi yang kami lakukan,” ujarnya. (*)

You may like

Polresta Karawang Dalami Dugaan Pengrusakan Saat Proses Penyelidikan Peredaran Obat Keras Tertentu

PHE ONWJ Dukung Pelestarian Seni Budaya Pesisir Pantura

Dikenal Humanis dan Banjir Prestasi, Ini Sosok Kapolresta Karawang Pertama Kombes Mario Prahatinto

Rieke Diah Pitaloka Peninjauan Layanan Warga Binaan, Lapas Karawang Tuai Apresiasi Atas Program Ketahanan Pangan

Menjelang Kemerdekaan RI, Terang PLN Hadir untuk Menguatkan Harapan melalui Light Up The Dream

PHE ONWJ Dukung Kegiatan Donor Darah di Cibuaya Karawang
Pos-pos Terbaru
- GEMPA DI TUBUH POLRI! Ratusan Pamen Dimutasi, Kursi Panas Kapolres Muba Hingga Lubuklinggau Resmi Berganti!
- Polresta Karawang Dalami Dugaan Pengrusakan Saat Proses Penyelidikan Peredaran Obat Keras Tertentu
- PHE ONWJ Dukung Pelestarian Seni Budaya Pesisir Pantura
- Dikenal Humanis dan Banjir Prestasi, Ini Sosok Kapolresta Karawang Pertama Kombes Mario Prahatinto
- Rieke Diah Pitaloka Peninjauan Layanan Warga Binaan, Lapas Karawang Tuai Apresiasi Atas Program Ketahanan Pangan







