Connect with us

Regional

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Kolom Letusan Capai 750 Meter

Published

on

INFOKA.ID – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan bahwa Gunung Anak Krakatau, Lampung, kembali mengalami erupsi pada Kamis, pukul 00.13 WIB.

PVMBG melaporkan tinggi kolom letusan teramati sekitar 750 meter di atas puncak atau sekitar 907 meter di atas permukaan laut.

“Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Kamis, 05 Januari 2023, pukul 00:13 WIB. Tinggi kolom letusan teramati ± 750 m di atas puncak (± 907 m di atas permukaan laut),” tulis situs PVMBG, Kamis (5/1/2022).

Kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal condong ke arah timur. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 65 mm dan durasi sementara ini ± 1 menit 37 detik.

Terkait erupsi tersebut, masyarakat diminta untuk tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah aktif.

Kepala pos Pengamatan Gunung Api, Gunung Anak Krakatau Desa Hargo Pancuran, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan Andi Suwardi saat dihubungi di Bandarlampung, Rabu, mengatakan kondisi Gunung Anak Krakatau saat ini berada pada level III.

“Saat ini Gunung Anak Krakatau berada pada Status Level III (Siaga),” kata Andi.

Aktivitas Gunung Anak Krakatau statusnya masih siaga, sehingga warga sekitar diimbau agar tidak terpengaruh isu hoaks.

Untuk diketahui, erupsi pertama Gunung Anak Krakatau terjadi pada Selasa (3/1/2023) pukul 16.38 WIB dengan ketinggian kolom abu mencapai 100 meter.

Erupsi kedua terjadi pada Rabu sore (4/1/2023), pukul 15.09 WIB. Ketinggian semburan abu vulkanik mencapai 3.000 meter dari atas puncak.

Letusan itu terekam di alat seismogram dengan amplitudo maksimum 65mm dan berdurasi 1 menit 37 detik.

Dalam laporan lainnya, letusan gunung berapi di perosotan Selat Sunda itu terjadi juga pukul 14.10 wib, di hari yang sama, dengan ketinggian 100 meter. (*)

Sumber: Berbagai sumber

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement