Regional
Geger Mayat di Bogor Hidup Lagi Usai Dimasukan ke Peti Jenazah
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Seorang pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor yang sudah dinyatakan meninggal dunia hidup kembali dan membuat geger orang yang ada di sekitarnya.
Video yang memperlihatkan seorang laki-laki yang sudah dinyatakan meninggal hidup kembali tersebut viral di media sosial.
Diketahui, sebelum dibawa ke RSUD Kota Bogor, mayat berinisial US (40) merupakan warga Rancabungur.
Pasien dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan di salah satu Rumah Sakit di Jakarta. Namun, karena penasaran, keluarga membuka peti mati tersebut. Alangkah kagetnya, keluarga mendapati US masih bernafas.
Kemudian pihak keluarga membawa korban ke RSUD Kota Bogor untuk mendapatkan perawatan medis.
“Kita juga nyangkanya itu pas datang kesini pakai peti mati, ternyata bukan, peti mati ini dibukanya di rumah, jadi datang kesini pakai ambulans,” kata perawat IGD RSUD Kota Bogor yang ikut menangani korban, DI, kepada wartawan, Senin (14/11/2022).
“Pengakuan dari sananya (RS awal yang menangani) pasiennya meninggal, cuma mungkin karena penasaran keluarganya, dibuka si petinya, masih ada nafas, coba dibawa ke klinik mungkin dikasih oksigen atau apa akhirnya dibawa kesini,” sambungnya.
Dirinya pun mengaku tidak tahu mayat hidup kembali ini awalnya ditangani hingga dimasukan ke dalam peti oleh RS mana. Sebab, pihak keluarga pun hanya menerima korban sudah dimasukan ke dalam peti di kediamannya.
“Kita sudah minta untuk surat keterangan dinyatakan meninggal dari RS mana, tapi tidak ada yang ngasih tahu, katanya tidak ada, bilangnya seperti itu,” ucap dia.
Meski begitu, ditambahkan dia, saat ini korban sudah dibawa ke kediamannya dengan keadaan masih hidup.
“Sudah pulang sejak kemarin. Masih hidup,” ungkapnya.
Sementara itu, pihak RSUD Kota Bogor angkat suara terkait kondisi pasien yang sebelumnya telah dinyatakan meninggal dunia tersebut.
Menurut Direktur RSUD Kota Bogor Ilham Chaidir, kini pasien sedang menjalani perawatan di RSUD dan kondisinya sudah bagus.
“Jadi pasien itu datang dengan kondisi penurunan kesadaran dari Rancabungur, terus ditangani sama RSUD sampai pasiennya membaik. Jadi RSUD sudah melakukan pekerjaannya dengan sesuai SOP,” aku Ilham kepada pojoksatu.id, Bogor saat dikonfirmasi via telepon.
Mengenai pihak keluarga yang cerita sebelumnya dari Semarang dibawa pakai mobil segala macam, hidup lagi dan sebagainya, Ilham menjelaskan tentu rumah sakit tidak menganggap sebagai bahan data.
“Soalnya petugas kita tidak menerima keterangan surat kematian, tidak ada rujukan, ya artinya masih tanda tanya kebenarannya, jadi sama petugas itu mah tidak dianggap sebagai bahan data,” ucap Ilham.
Ilham juga mengungkapan bahwa memang pasien tersebut saat datang sedang mengalami penurunan kesadaran penyebabnya bermacam-macam.
“Bisa karena diabetes, hyper klikemia, hypo kleklimia, gara-gara makan, demam dan lain sebagainya,” tandasnya. (*)
Sumber: Berbagai sumber


You may like

BRI Dukung Program Makan Bergizi Dalam Acara Bakti Sosial Bersama Alumni AAL 1996 ‘Moro Saka’

CFD Bareng BRI Bekasi Harapan Indah Banyak Promo Menarik

Sasar Alumni dan Calon Lulusan, BRI Bogor Dewi Sartika Laksanakan Campus Hiring Dengan Sistem Seleksi Langsung

POB Palembang Berpartisipasi dalam IOF National Championship Racing Adventure Non Winch 2025

POB Palembang Siap Meramaikan IOF National Championship di Bogor

Sharp Indonesia Siapkan Tenaga Kerja Berkualitas Lewat Program Sharp Class
Pos-pos Terbaru
- May Day 2026: Polres Karawang Pastikan Keberangkatan Buruh ke Monas dan DPR Berjalan Aman
- Diduga Terkena Benang, Warga Ciampel Meninggal di Atas Motor
- Gandeng Kemendagri, FISIP Unsika Gelar SemNas Bahas Sinkronisasi Kebijakan Pusat dan Daerah
- Syiar, DPRD NasDem Karawang Dorong DKM dan Muadzin Masjid Dapat Honor Daerah Tahunan
- Wujud Solidaritas, Band Hard Rock Metal Karawang, NOEND Bakal Gebrak Panggung May Day di Depan Gedung DPR RI






