Nasional
Dukungan Investasi Korsel Capai 6,37 Miliar Dolar
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Presiden Joko Widodo menyebutkan Korea Selatan sepakat untuk mendukung investasi di Indonesia, termasuk pembangunan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, dengan total nilai penanaman modal mencapai 6,37 miliar dolar AS.
“Kita juga telah memulai kerja sama dalam pengembangan IKN Nusantara, antara lain kerja sama dalam pembangunan penyediaan sistem air minum dan ‘capacity building’ dalam pembangunan smart city,” kata Presiden Jokowi bersama Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol dalam konferensi pers secara virtual seperti dilansir Antara, Kamis (28/7/2022).
Jokowi menjelaskan bentuk dukungan Korsel dalam pembangunan IKN itu dilakukan melalui beberapa kerja sama, yakni investasi antara PT Krakatau Steel Tbk dengan Posco Korea, pembangunan instalasi pengolahan limbah cair untuk IKN Nusantara, hibah pembangunan instalasi pemurnian air, dan pembangunan smart village.
Jokowi menyebutkan nilai investasi yang disepakati dengan Korea Selatan mencapai 6,37 miliar dolar AS atau setara Rp 95,12 triliun.
“Nilai investasinya keseluruhan mencapai 6,37 miliar dolar AS dan akan menyerap lebih dari 58 ribu tenaga kerja,” kata Jokowi.
Adapun kerja sama antara Krakatau Steel dengan Posco menyepakati investasi perluasan kapasitas produksi baja otomotif untuk kendaraan listrik, dan partisipasi Posco dalam pembangunan IKN Nusantara, dengan nilai diperkirakan 3,5 miliar dolar AS atau setara Rp52 triliun.
Sementara itu, menurut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, terkait kerja sama pembangunan instalasi pemurnian air di IKN Nusantara, Kementerian Lingkungan Hidup Korea Selatan akan membantu melalui hibah pembangunan instalasi pemurnian air dengan kapasitas 300 liter per detik.
“Kami sudah melihat kemarin di Hwaseong Water Purification Plant. Menurut saya ini adalah teknologi terbaik yang tersedia yang sudah diaplikasikan oleh Korea Selatan sehingga siap minum karena proses pengolahan akhirnya dilakukan dengan metoda ozonisasi,” tutur Basuki.
Kemudian, kerja sama perihal pembangunan smart village akan dibangun sebanyak 100 unit rumah sebagai proyek percontohan.
“Proyek smart village ini direncanakan dapat mulai dibangun pada 2023 mendatang dengan dukungan dari Korea Selatan,” ujar Basuki.
Selain itu, kata Basuki, pemerintah Korsel juga akan membantu pembangunan terowongan bawah laut atau immerse tunnel untuk menghubungkan IKN Nusantara dengan Kota Balikpapan, sesuai dengan konsep forest city.
“Saat ini, proyek tersebut sedang dikerjakan studi kelayakannya, kemudian tahun ini dilanjutkan dengan desain dasar, sehingga diharapkan pembangunan dapat dimulai pada 2023” ucapnya. (*)
Sumber: Antara


You may like

Presiden Jokowi Berkantor Selama 40 Hari di IKN hingga 19 Oktober

Harga Obat di Indonesia Mahal 400%, Ini Arahan Jokowi ke Kepala BPOM

Jokowi Akan Reshuffle Kabinet Hari Ini

Selama Gelaran HUT RI di IKN, 18 SPKLU PLN Layani 340 Transaksi Pengisian Mobil Listrik

Pertama Kali, Presiden Jokowi Pimpin Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi HUT Ke-79 RI di IKN

Pastikan Kelancaran HUT RI ke-79, Dirut PLN Cek Langsung Keandalan Infrastruktur Kelistrikan di IKN
Pos-pos Terbaru
- Petugas Lapas Karawang Gagalkan Penyelundupan 48 Batang Rokok Diduga Berisi Narkotika
- Polres Karawang Amankan Dua Pengedar Obat Keras Terlarang di Purwasari
- Timkes Puskesmas Tunjuk IPAL Dapur SPPG MBG Milik Ponpes Al-Bhagdadi Rengasdengklok Dinilai Paling Baik
- MAXUS Perkuat Akses dan Jangkauan Layanan di Cikarang, Bidik Kebutuhan Mobilitas Kawasan Industri
- Gebrakan Baru! PT Ocean Nusantara Bahari Siap “Sulap” Sungai Musi Jadi Tol Logistik Modern






