Regional
DPRD Menyayangkan Adanya Dugaan Manipulasi Pembelian Buku Dana BOS
Published
6 tahun agoon
By
admin
Neneng: “Saya Akan Menyarankan Ketua Komisi IV Untuk Menggelar Hearing”
KARAWANG – Polemik pemberitaan terkait adanya dugaan manipulasi pembelian buku yang bersumber dari Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sudah sampai ke parlemen. Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Karawang, Neneng SIti Fatimah menyayangkan, atas kabar adanya dugaan manipulasi penggunaan dana BOS tersebut.
“ Komisi IV sebagai leading sektor dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), merasa menyayangkan adanya sangkaan atau dugaan temuan di lapangan, dari pembelian buku Dana BOS. Artinya kan semua harus bisa memberikan perhatian bahwa Dana BOS itu harus dirasakan betul manfaatnya oleh peserta didik,” ujar Neneng kepada INFOKA, Rabu (25/11).
Neneng menambahkan, bagaimana peserta didik akan menjadi anak yang cerdas sebagai generasi masa depan jika saat ini saja kebutuhan buku pelajaran tidak terpenuhi lantaran adanya dugaan manipulasi pembelian buku Dana BOS yang disinyalir dilakukan oleh Oknum Sekolah dengan Oknum Penerbit Buku.
“Kalau memang ada sangkaan orang perorang yang sudah mengarah kepada temuan-temuan, maka harus dibuktikan melalui pihak penyidik, dalam hal ini Aparat Penegak Hukum (APH) karena bisa mengarah ke pidana,” jelasnya.
Masih Neneng menambahkan, melalui kesempatan ini ia berharap Disdikpora Kabupaten Karawang dapat lebih memaksimalkan peran dan fungsi Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Pendidikan di setiap wilayah. Agar hal-hal yang berkaitan dengan Dana BOS atau dana lainnya yang turun langsung ke sekolah-sekolah dapat benar-benar sesuai kegunannya.
Baca juga: Pengawasan Disdikpora Kaitan Pembelian Buku Dana BOS, Lemah!
“Kalau memang misalkan Korwil benar-benar mengawasi sekolah , ada sangkaan tinggal tunjuk saja orangnya siapa, sehingga tidak menjadi bola liar yang dapat membuat citra buruk Disdik Karawang. Terlebih dalam situasi seperti ini, sangat memalukan jika sampai naik ke pemberitaan hingga menjadi polemik,” tegasnya.
Sambung masih Neneng menambahkan, sebagai bentuk pengawasan Anggota Komisi IV tentunya ia akan memberikan saran kepada pimpinan Komisi IV DPRD Kabupaten Karawang, untuk memanggil pihak Disdikpora, pihak Korwil, pihak Sekolah, Komite Sekolah dan Penggiat Pendidikan, agar melakukan klarifikasi dengan menggelar hearing. “Sehingga hal ini tidak menjadi preseden buruk kedepan, sementara ini sudah menjadi indikasi awal,” pungkasnya. (cho)

You may like

PHE ONWJ Bergerak Cepat Respons Laporan Nelayan Soal Gelembung di Perairan Karawang

Proyek Kandang Ayam Cuma ‘Izin Desa’, Ibe Sentil Dinas Pertanian Karawang Soal Amanat Perda LP2B

Respons Cepat Polisi dan Warga Berhasil Amankan Terduga Pelaku Dugaan Pencurian Handphone di Telukjambe Barat

Ratusan Paket Nasi Putih MBG Di SDN Karyasari Tidak Dikonsumsi, Minta Ganti Roti Burger

Pertama di Jabar, Pemkab Karawang Gratiskan Modul Pembelajaran SD-SMP dan Hapus Biaya LKS

DPRD Karawang Matangkan Raperda RPIK Libatkan KADIN dan UNSIKA
Pos-pos Terbaru
- PHE ONWJ Bergerak Cepat Respons Laporan Nelayan Soal Gelembung di Perairan Karawang
- Proyek Kandang Ayam Cuma ‘Izin Desa’, Ibe Sentil Dinas Pertanian Karawang Soal Amanat Perda LP2B
- Respons Cepat Polisi dan Warga Berhasil Amankan Terduga Pelaku Dugaan Pencurian Handphone di Telukjambe Barat
- Ratusan Paket Nasi Putih MBG Di SDN Karyasari Tidak Dikonsumsi, Minta Ganti Roti Burger
- Pertama di Jabar, Pemkab Karawang Gratiskan Modul Pembelajaran SD-SMP dan Hapus Biaya LKS







