Regional
DPRD Karawang Rampungkan Raperda Pemakaman Untuk Maksimalkan Potensi PAD
Published
2 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – DPRD Kabupaten Karawang merampungkan pembahasan rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Pemakaman untuk meningkatkan pendapatan asli daerah.
Ketua Panitia Khusus Raperda Penyelenggaraan Pemakaman, Acep Suyatna mengatakan tujuan dibentuknya raperda ini ialah untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui pajak dan retribusi dari tempat pemakaman komersial.
“Maraknya tempat pemakaman komesial di Karawang merupakan salah satu potensi yang harus dimanfaatkan, yakni dengan melakukan pemecahan hak atas tanah makam tempat pemakaman komersial dari pengelolaan kepada ahli waris. Sehingga dapat dilakukan pungutan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB),” kata Acep dikutip Rabu (17/7/2024).
Namun demikan, setelah melalui pembahasan yang cukup panjang hingga melampaui waktu yang telah dijadwalkan sebelumnya, peluang untuk dilakukan pemecahan hak atas tanah makam di tempat pemakaman komersial sangat minim dan berpotensi bertentangan dengan peraturan perundang-undangan di atasnya.
Dengan begitu dalam raperda tersebut tidak dimasukkan klausal tempat pemakaman komersial secara khusus, melainkan tempat pemakaman komersial menjadi bagian dari tempat pemakaman bukan umum.
“Kami telah melakukan pembahasan yang cukup panjang, dan hari ini kami putuskan tempat pemakaman komersial menjadi bagian dari tempat pemakaman bukan umum. Di mana tempat pemakaman bukan umum ini merupakan tempat pemakaman yang dikelola oleh bagian hukum yang bersifat sosial, keagamaan atau komersil,” katanya.
Acep berharap pihak eksekutif dapat mengoptimalkan potensi PAD dari pemakaman, baik dalam bentuk retribusi atau pun pajak.
Ia mengaku telah mengultimatum pihak eksekutif agar Peraturan Bupati sebagai regulasi pelaksanaan Perda ini dapat diterapkan selambat-lambatnya enam bulan setelah Perda ini diundangkan. (*)

You may like

PHE ONWJ Bergerak Cepat Respons Laporan Nelayan Soal Gelembung di Perairan Karawang​

Proyek Kandang Ayam Cuma ‘Izin Desa’, Ibe Sentil Dinas Pertanian Karawang Soal Amanat Perda LP2B

Respons Cepat Polisi dan Warga Berhasil Amankan Terduga Pelaku Dugaan Pencurian Handphone di Telukjambe Barat

Ratusan Paket Nasi Putih MBG Di SDN Karyasari Tidak Dikonsumsi, Minta Ganti Roti Burger

Pertama di Jabar, Pemkab Karawang Gratiskan Modul Pembelajaran SD-SMP dan Hapus Biaya LKS

DPRD Karawang Matangkan Raperda RPIK Libatkan KADIN dan UNSIKA
Pos-pos Terbaru
- PHE ONWJ Bergerak Cepat Respons Laporan Nelayan Soal Gelembung di Perairan Karawang​
- Proyek Kandang Ayam Cuma ‘Izin Desa’, Ibe Sentil Dinas Pertanian Karawang Soal Amanat Perda LP2B
- Respons Cepat Polisi dan Warga Berhasil Amankan Terduga Pelaku Dugaan Pencurian Handphone di Telukjambe Barat
- Ratusan Paket Nasi Putih MBG Di SDN Karyasari Tidak Dikonsumsi, Minta Ganti Roti Burger
- Pertama di Jabar, Pemkab Karawang Gratiskan Modul Pembelajaran SD-SMP dan Hapus Biaya LKS







