Regional
DPKP Karawang: Kekeringan Lahan Persawahan Karena Ada Endapan Lumpur dan Sampah
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Karawang mengungkapkan sejumlah permasalahan yang menyebabkan kekeringan areal persawahan seluas 1.700 hektare di Kabupaten Karawang.
Salah satu penyebabnya adalah adanya pengendapan lumpur dan sampah sehingga menyebabkan kekeringan di beberapa wilayah persawahan di Karawang.
Kepala DPKP Kabupaten Karawang, Asep Hadzar mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan survei ke beberapa persawahan di kecamatan Pakisjaya, Cibuaya, Purwasari dan Banyusari.
“Itu yang udah kita survei, udah kita identifikasi, salah satunya adalah pendangkalan di tersier. Ada pengendapan lumpur dan sampah,” ujarnya, Jumat (1/9/2023).
Asep mengatakan, untuk mengatasi permasalahan tersebut, pihaknya akan segera action (turun lapangan) kembali pada Minggu yang akan datang.
Ia memaparkan, perminggu ini tepatnya Kamis (31/8/2023) kemarin, DPKP sendiri telah melakukan koordinasi dengan beberapa OPD seperti BPBD, Bappeda, DPUPR, hingga aparatur desa.
“Tinggal action, koordinasi sudah. Kamis kita persiapan, kita juga rapat koordinasi dulu dengan aparat di desa, kecamatan terkait,” paparnya.
Adapun persawahan yang akan diatasi pada Minggu yang akan datang adalah Banyusari 600 hektare, Cibuaya 700 hektare, Pakisjaya 350 hektare dan Tempuran 50 hektare.
“Insyaallah Minggu depan kita action mengatasi dibeberapa wilayah. Tapi sebenernya ada juga yang karena belum musim tanam, air ada, tapi harus pake pompa,” kata Asep.
Meskipun begitu, ia menginformasikan bahwa ketersediaan air di Jatiluhur masih dalam kondisi bagus. Oleh karena itu, Asep menghimbau kepada masyarakat Karawang untuk turut menjaga saluran air dari adanya sampah.
“Hari ini sampai bulan depan Jatiluhur insyaallah bagus, 97,4 kalo gak salah tadi pagi. Itu artinya kita masih ada batas toleransi, masih baguslah suplai air ke sekunder,” katanya.
“Masyarakat bantu saluran supaya jangan ada sampah ya, terutama yang dekat pemukiman. Sampah-sampah itu mengganggu,” ucapnya. (*)

You may like

Tak Berkutik Saat Digerebek, Mahasiswa Pelaku Curanmor Diamankan Bersama Barang Bukti di Kamar Kos

Dukung Pasokan Darah di Karawang, Pupuk Kujang Gelar Donor Darah Massal ielang HUT ke-51

Microbus Terbakar di Tol Jakarta-Cikampek KM 55, Polres Karawang Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

Brits Hotel Karawang Hadirkan Cars Worldwide Carmeet 2026, Satukan Komunitas Otomotif, UMKM, dan Lifestyle dalam Satu Event Kolaboratif

Ops Jaran Lodaya Tekan Kejahatan Jalanan, Polres Karawang Bekuk Pelaku Curanmor Asal Lampung

FH UNSIKA Raih Akreditasi Unggul dan Pengakuan Internasional ACQUIN
Pos-pos Terbaru
- BREAKING NEWS: Wakil Bupati PALI dan Kepala Dinas PU Diamankan Kejati Sumsel Terkait Dugaan Suap Proyek
- Tak Berkutik Saat Digerebek, Mahasiswa Pelaku Curanmor Diamankan Bersama Barang Bukti di Kamar Kos
- Dukung Pasokan Darah di Karawang, Pupuk Kujang Gelar Donor Darah Massal ielang HUT ke-51
- Microbus Terbakar di Tol Jakarta-Cikampek KM 55, Polres Karawang Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa
- Brits Hotel Karawang Hadirkan Cars Worldwide Carmeet 2026, Satukan Komunitas Otomotif, UMKM, dan Lifestyle dalam Satu Event Kolaboratif







