Nasional
Dongkrak Motivasi Siswa untuk Berkuliah, Kemendikbud Luncurkan Program ‘Kampus Mengajar’
Published
5 tahun agoon
By
admin
INFOKA.ID – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendimbud) meluncurkan program Kampus Mengajar. Program ini merupakan salah satu bagian dari program besar Kampus Merdeka yang diinisiasi Kemendikbud di bawah kepemimpinan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim.
Dilansir dari Liputan6.com, konsep Kampus Mengajar adalah memberikan kesempatan bagi mahasiswa dari seluruh Indonesia untuk menjalankan pengabdian berupa mengajar siswa pada level sekolah dasar (SD) tanpa perlu dibebani kewajiban kredit semester di kelas. Artinya Kampus Mengajar ini ditujukan untuk menggantikan pembelajaran di dalam kelas selama satu semester kepada para peserta.
Kampus Mengajar kali pertama dijalankan dalam skala terbatas pada 2019 lalu. Saat itu disebut Kampus Mengajar Perintis.
Baca juga: Kemendagri: PPKM Mikro Harus Ada Kerjasama Seluruh Unsur Masyarakat
Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (Dirjen Paud Dasmen) Kemendikbud, Jumeri meminta para pihak terkait, utamanya Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota serta para kepala sekolah SD agar bisa mendukung program ini.
“Kepada Bapak/Ibu kepala dinas saya berharap agar adik-adik mahasiswa bisa diterima di satuan-satuan pendidikan yang di bawah kewenangan Bapak/Ibu sekalian. Berilah bimbingan, berilah bantuan agar mereka lancar melaksanakan misinya,” pesan Jumeri dalam Peluncuran Kampus Mengajar secara daring pada Selasa (9/2/2021).
Jumeri juga berpesan kepada para guru di SD untuk menerima peserta Kampus Mengajar yang nantinya bakal turut membantu memberikan pengajaran kepada para murid SD. Hadirnya mahasiswa itu, menurut Jumeri mesti dipandang sebagai bentuk kolaborasi guna memberikan perubahan yang lebih baik di sekolah.
Baca juga: KPK: Kewenangan Pemberantasan Korupsi Dimulai Dari Pemerintah, Aparat Hingga Masyarakat
“Terimalah adik-adik mahasiswa ini sebagai sebuah kolaborasi untuk menghasilkan perubahan pada sekolah-sekolah yang Bapak/Ibu pimpin. Mereka bisa jadi teman diskusi, teman memecahkan masalah, kemudian juga menjadi motivator bagi anak-anak kita agar kelak dia punya pemikiran, punya impian untuk juga jadi mahasiswa,” ucapnya. (*)
Sumber: Liputan6.com


You may like

Buntut Kisruh PPDB 2023, DPR Segera Panggil Mendikbudristek

Mendikbudristek Targetkan 600 Ribu Guru Honorer Jadi P3K

Nadiem Sebut RUU Sisdiknas Jadi Solusi Peningkatan Kesejahteraan dan Jaga Kualitas Guru

Kemendikbudristek Ubah Pola Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri

Nadiem: RUU Sisdiknas Beri Penghasilan Layak pada Guru

Mendikbudristek: 1,2 Juta Pendidik Manfaatkan Merdeka Belajar
Pos-pos Terbaru
- Jejak Sejarah Tak Dilupakan, Yonif 305 Bangun Tugu Tengkorak di Eks Medan Latih KIIC
- Bupati Karawang Aep Syaepuloh Lantik 199 Kepsek SD-SMP, Tekankan Larangan Pungli dan Penyalahgunaan Dana BOS
- Bupati Aep Tinjau Overlay Jalan Surotokunto 2 Kilometer, Pastikan Kualitas Pekerjaan
- Bolehkah Paspor Diurus Orang Lain? Ini Penjelasan Imigrasi Karawang
- Lippoland Hadirkan Ecoprime di Lippo Karawang, Tawarkan Konsep Hybrid Warehousing Untuk Kebutuhan Bisnis Modern




