Nasional
Diklaim Lebih Fleksibel, Mendikbudristek Luncurkan Kurikulum Merdeka
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) meluncurkan kurikulum merdeka.
Mendikbudristek Nadiem Makarim mengklaim kurikulum ini akan menciptakan kegiatan belajar menjadi lebih fleksibel.
Nadiem mengatakan kurikulum merdeka diluncurkan demi mengejar ketertinggalan pendidikan di masa pandemi Covid-19.
“Jadi kita mengikuti filsafat kemerdekaan, merdeka belajar. Dan kita memberi sekolah tiga opsi sesuai dengan kesiapannya masing-masing,” kata Nadiem dilansir dari CNNIndonesia.com, Sabtu (12/2/2022).
Nadiem mengatakan sekolah akan diberikan kebebasan dalam menentukan kurikulum sesuai dengan kesiapannya masing-masing.
Opsi pertama, sekolah diperbolehkan untuk tetap menggunakan kurikulum 2013 bila belum merasa nyaman melakukan perubahan.
“Tidak dipaksakan sama sekali, tidak perlu khawatir lagi bahwa sekolah-sekolah ganti menteri ganti kurikulum,” ujar Nadiem.
Opsi kedua, bagi sekolah yang ingin melakukan transformasi namun belum siap dengan perubahan besar, diperkenankan memilih kurikulum darurat.
“Dia [sekolah] ingin memilih kurikulum yang lebih sederhana, dia masih mau di [kurikulum] 2013 tapi yang jauh lebih ringkas materinya, dia boleh memilih kurikulum darurat,” kata Nadiem.
Dan opsi ketiga, sekolah yang menginginkan dan siap dengan perubahan, diperbolehkan menggunakan kurikulum merdeka.
“Kurikulum ini adalah opsi, pilihan. Karena kita sudah sangat sukses dengan kurikulum darurat, kita menggunakan filsafat yang sama, ini pilihan bagi sekolah mengikuti pilihannya masing-masing,” tuturnya.
Nadiem menjelaskan, dengan kurikulum merdeka, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di sekolah nantinya akan jauh lebih fleksibel, dengan fokus pada materi yang esensial saja.
Menurutnya, kurikulum baru ini akan memberikan keleluasaan bagi para guru untuk memperdalam materi dan menggunakan perangkat ajar sesuai dengan kebutuhan siswa.
“Mereka bisa menerapkan beberapa bagian saja dari prinsip kurikulum merdeka, tidak perlu full. Mereka juga bisa menerapkan kurikulum merdeka menggunakan perangkat ajar yang sudah disediakan, dan menerapkan kurikulum merdeka dengan mengembangkan sendiri berbagai perangkat ajarnya,” katanya. (*)
Sumber: CNNIndonesia.com


You may like

Kemendikbudristek Bakal Hapus Jurusan IPA, IPS dan Bahasa di SMA di Kurikulum Merdeka

Data PDNS 2 Terserang Ransomware, Pencairan KIP Kuliah Terpaksa Dilakukan Manual

Banyak Guru Terjerat Pinjol, Kemendikbudristek Tingkatkan Literasi Keuangan

Kemendikbudristek Tetapkan 40.541 Formasi CPNS dan PPPK 2024

Kemendikbudristek Hapus Pramuka dari Daftar Ekskul Wajib di Sekolah

Kemendikbudristek Resmi Terapkan Kurikulum Merdeka Secara Nasional
Pos-pos Terbaru
- Satreskrim Polres Karawang Tangani Dugaan Penipuan Lowongan Kerja
- Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Lapas Karawang Siap Pasok Hasil Panen untuk Makan Bergizi Gratis
- Bapenda Karawang Permudah Pembayaran PBB-P2 Secara Digitalisasi
- Ketua DPRD Karawang Dorong Percepatan Perbaikan Infrastruktur Jalan
- Persib Juara, Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah Apresiasi Kedewasaan Bobotoh Jaga Kamtibmas di Karawang






