Regional
Bupati Karawang Kecewa Ada Pabrik Tidak Memiliki Tim Satgas Covid-19
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana menyesalkan PT Asietex Sinar Indoprata tidak memiliki tim satgas Covid-19. Dari data yang baru saja diterimanya, sebanyak 50 karyawan terkonfirmasi positif Covid-19 dalam dua bulan terakhir.
Emosinya pun tak terbendung mendengar info tersebut, Cellica memarahi salah seorang manajemen, bahkan meminta nomor telepon pemilik perusahaan dan melakukan komunikasi video call. Juga kembali memarahi pemilik perusahaan dan memintanya hadir untuk panggilan sidang di kantor Pemkab Karawang.
“Pokoknya bapak harus datang besok dan saya tegaskan mau habis pulang dari Amerika mau dari Dubai pokoknya harus datang,” kata Cellica kepada pemilik PT Asietex Sinar Indopratam.
Lanjut Cellica, perusahaan tersebut, mendapatkan sanksi surat peringatan, dan proses hukum pidana bila tidak mengindahkan arahan dari satgas.
“Kami mendapat informasi dari Satgas Cikampek ada perusahaan yang sepanjang sejarah selama satu tahun setengah, menurut saya yang ini yang terparah. Bahwa perusahaan ini tidak memiliki ketua satgas covid-19 jadi tidak memiliki klinik, tidak memiliki para nakes dan tak punya dokter,” jelas Cellica.
“Jujur saya sangat kecewa terhadap perusahaan ini, kami panggil langsung secara prosedur hukum akan tindaklanjuti. Karena agar supaya menjadi pembelajaran meski semua ini bisa diperbaiki nunggu nanti besok teknisnya, karena saat ini saya hanya dihadapkan dengan HRD nya saja yang tidak mengerti apa-apa,” ungkap Cellica.
Bukan hanya itu, dari total 1.200 karyawan, ada sekitar 50 karyawannya yang positif, dan tidak melakukan pelaporan. Kondisi di lapangan yang terjadi adalah bahwa perusahaan ini tidak memonitor karyawannya sendiri.
“Kami mengetahuinya dari kepala Puskesmas dan jumlahnya cukup banyak kurang lebih sekitar 50 hingga pastinya kami kesulitan mentracing, testing, treatmen, dan itu juga akan membingungkan. Kami untuk melakukan langkah-langkah kebijakan yang selanjutnya, serta evaluasi kembali bahwa ini adalah tanggung jawab kita semua dan punya seperti Kalacak dan selainnya,” jelasnya.
Sementara itu, pihak PT Asietex Sinar Indopratama tidak ingin menjelaskan secara rinci apa yang dialami perusahaannya.
“Untuk lebih jelasnya menunggu, karena nanti akan diperdalam keterangan lebih lanjutnya. Untuk yang terkonfirmasi sekitar 50 karyawan positif dua bulan terakhir dari 1200 belum ada yang meninggal. Masalah ini cuma kurang komunikasi kami dengan top manajemen aja, awalnya itu, kalau lebih jelasnya besok, yah,” pungkas Rizky Andri, Supervisor HRD saat diwawancarai usai sidak. (adv)

You may like

Pemuda Pancasila Siap Dukung & Sukseskan Musda Partai Golkar

Bukan dari PHE ONWJ, Hasil Labfor Ungkap Ceceran Minyak di Pesisir Karawang Tak Identik

Pemkab Karawang Luncurkan Program Serap Naker Warga Desil 1 – 3

Paska Pelantikan, Pisah Sambut Kepala KUA Telagasari Berlangsung Khidmat

Skandal Tunjuk Rekanan Proyek Drainase Rp400 Juta DPUPR Karawang Dibongkar LBH CAKRA

Ramah Disabilitas dan Bebas Calo, Job Fair Online Karawang 2026 Buka Lowongan Khusus di 7 Perusahaan
1 Comment
Leave a Reply
Batalkan balasan
Leave a Reply
Pos-pos Terbaru
- Pemuda Pancasila Siap Dukung & Sukseskan Musda Partai Golkar
- Bukan dari PHE ONWJ, Hasil Labfor Ungkap Ceceran Minyak di Pesisir Karawang Tak Identik
- Pemkab Karawang Luncurkan Program Serap Naker Warga Desil 1 – 3
- Paska Pelantikan, Pisah Sambut Kepala KUA Telagasari Berlangsung Khidmat
- Skandal Tunjuk Rekanan Proyek Drainase Rp400 Juta DPUPR Karawang Dibongkar LBH CAKRA








graliontorile
11 Agustus 2022 at 05:06
I like this post, enjoyed this one thanks for putting up. “The world is round and the place which may seem like the end may also be only the beginning.” by George Baker.