Connect with us

Regional

Bupati Karawang Bersama Gubernur Ridwan Kamil Pantau Lokasi Banjir di Karawang

Published

on

INFOKA.ID – Bupati dr. Hj. Cellica Nurrachadiana bersama Sekda Drs. Acep Jamhuri M.Si, Kapolres, Dandim, Kajari Karawang mendampingi Gubernur Ridwan Kamil, Pangdam Silwangi dan Kapolda Jawa Barat mengunjungi Perum Bumi Mutiara Indah (BMI) Desa Dawuan, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang yang menjadi salah satu titik lokasi banjir terparah, Selasa (9/2).

Dalam laporan kepada Gubernur, Bupati Cellica Nurrachadiana menjelaskan sedikitnya ada 39 desa di 17 kecamatan terendam banjir. Persoalan banjir di sejumlah wilayah Karawang berasal dari luapan sejumlah sungai akibat tingginya curah hujan dalam tiga hari terakhir ini.

Banjir di Karawang utara berasal dari luapan Sungai Citarum, Teluk Jambe Barat dari luapan Sungai Cibe’et, Cilamaya luapan sungai Cilamaya dan banjir di wilayah Cikarang Gelam.

Baca juga: Jalan Tol Cipali Ambles, Perbaikan Tol Cipali Butuh 20 Hari

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Ridwan Kamil mengatakan bencana banjir ini dalam situasi pandemi Covid-19. Artinya saat ini kita semua menghadapi ujian berlapis. Karena, baik relawan dan masyarakat dalam menghadapi musibah ini agar tetap disiplin protokol kesehatan.

“Dan saya apresiasi Bupati dan Forkopimda Karawang yang sangat responsif selalu ada di lapangan memberikan bantuan dan semangat kepada warga yang terdampak,” ujarnya Ridwan Kamil.

Selain itu, Gubernur mengingatkan agar masyarakat tetap mewaspadai lingkungannya di tengah cuaca yang sangat ekstrim saat ini.

“Diharapkan kewaspadaan masyarakat, Kades, Camat, Bupati, dan semuanya terhadap cuaca ekstrem yang sudah diprediksi ini,” ucapnya.

Baca juga: Punya Utang Rp50 Juta, Kepala Desa di Banten Diculik dan Disekap 20 Hari

Pemerintah akan terus memberikan bantuan untuk mengatasi masalah banjir ini. Ada sejumlah mega proyek yang akan segera dilaksanakan di tahun 2021 ini untuk mengantisipasi masalah banjir ini, khususnya di Kabupaten Karawang.

Pada kesempatan itu Gubernur secara simbolik juga memberi bantuan logistik untuk korban banjir dan bersama rombongan forkopimda meninjau langsung lokasi banjir di perumahan BMI 1 dan 2. (*)