Connect with us

Regional

BPBD Karawang Siagakan Personel di Daerah Potensi Bencana

Published

on

KARAWANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Karawang menyiagakan personel dibantu dengan tim Tagana untuk antisipasi jika terjadinya dampak dari cuaca ekstrem. Terutama, di wilayah yang berpotensi terjadinya banjir maupun longsor.

“Kami terus memonitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG, secara lebih rinci dan detail untuk tiap kecamatan di wilayah,” kata Kepala Pelaksana BPBD Karawang, Yasin Nasrudin, Selasa (11/10/2022).

Ia mengatakan, berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) analisis terkini kondisi dinamika atmosfer di wilayah Indonesia masih cukup signifikan berpotensi meningkatkan potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah dalam sepekan kedepan, termasuk Jawa Barat.

“Pada umumnya sampai update terakhir masih terjadi hujan di sebagian besar wilayah Jawa Barat. Sebagian masuk dalam kriteria Hari Tanpa Hujan (HTH) sangat pendek (1-5 hari tanpa hujan). Curah hujan das per Oktober 2022 pada umumnya masuk dalam kriteria menengah (50-150 mm/das) sebesar 35 persen,” ujarnya.

Pada pekan ini, sebagian wilayah di Kabupaten Karawang akan dilanda hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang.

“Oleh karena itu, warga Karawang diminta untuk waspada atas potensi cuaca ekstrem tersebut,” jelas dia.

Dalam menghadapi potensi peningkatan cuaca ini, lanjut dia, pihaknya meminta agar dapat melakukan penataan kondisi lingkungan seperti merapihkan pohon yang tinggi dan dapat membahayakan jika terjadi hujan lebat disertai angin kencang.

Sementara itu, bencana alam yang hampir terjadi setiap tahun di wilayah Karawang di antaranya bencana banjir, air laut pasang atau rob dan bencana angin puting beliung.

Untuk bencana banjir biasanya terjadi akibat meluapnya sejumlah sungai besar di daerah tersebut, khususnya sungai Citarum dan Cibeet. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement