Connect with us

Regional

BPBD Karawang Sebut Puncak Hujan Diprediksi Februari, Warga Diminta Waspada!

Published

on

INFOKA.ID – Sejak 5 November 2020, BPBD telah mengeluarkan peringatan siaga bencana sampai 30 Maret 2021, puncaknya akan terjadi Februari. Hal itu disampaikan Sekretaris BPBD Karawang, Supriatna, Senin (18/1/2020).

“Prediksi dari BMKG puncak hujan justru akan terjadi Februari,” kata Supriatna, di kantornya.

Supriatna meminta masyarakat waspada potensi banjir, longsor, dan puting beliung.

“Kalau puting beliung sudah beberapa kali terjadi di bulan Desember,” katanya.

Ia menyebutkan, potensi banjir kemungkinan tidak akan sebesar banjir tahun 2014. Biasanya banjir besar di Karawang terjadi ketika intensitas hujan sudah dimulai sejak bulan Desember.

“Kita lihat Bandung. Bandung dua minggu yang lalu banjir, ternyata imbasnya tidak sampai Karawang. Lima bendungan penampung di Jatiluhur, Curug, Walahar, Cirata, dan Saguling masih bisa menahan volume air,” katanya.

BPBD Karawang telah memetakan titik rawan banjir, seperti Telukjambe Barat, Cilamaya Wetan dan Kulon, Telukjambe Timur, Karawang Barat, Rengasdengklok, Tirtajaya, Jayakerta, Pakisjaya, dan Batujaya.

Kemudian termasuk wilayah Tempuran, Cilebar, dan Cikampek juga berpotensi banjir karena di sana dilalui kali-kali pembuang.

“Jangan kendurkan kewaspadaan. Karena wilayah-wilayah seperti Subang, Purwakarta, Bogor, belum menunjukkan intensitas hujan yang tinggi. Banjir kiriman bisa saja terjadi,” kata dia. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement