Regional
BPBD Garut Minta Masyarakat Waspadai Bencana Susulan di Selatan Garut
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Jawa Barat terus mewaspadai potensi bencana banjir dan longsor susulan yang kemungkinan terjadi saat musim hujan di wilayah selatan Garut. Masyarakat pun diminta waspada dan melakukan penyelamatan sesuai arahan BPBD.
“Kita selalu meningkatkan kewaspadaan, dan selalu mengingatkan masyarakat karena ancaman bencana memang ada,” kata Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Garut Satria Budi di Garut, Sabtu (8/10/2022).
Ia menuturkan Kabupaten Garut seperti daerah selatan memiliki potensi bencana yang cukup tinggi seperti banjir, dan longsor, sehingga menjadi perhatian khusus BPBD Garut dengan selalu siap siaga untuk menanggulanginya.
Upaya BPBD Garut, lanjut dia, salah satunya melakukan kegiatan mitigasi bencana kepada masyarakat agar memiliki kesadaran dan kesiapsigaan untuk bisa terhindar dari risiko bencana.
“Kita sudah melakukan sosialisasi, memberikan mitigasi kepada masyarakat, semua sudah disampaikan,” kata Satria.
Ia menyampaikan terakhir kejadian bencana yang cukup besar yaitu banjir dan longsor melanda lima kecamatan di daerah selatan Garut, salah satunya Kecamatan Pameungpeuk diterjang banjir menyebabkan 1.644 rumah terdampak pada Kamis, 22 September 2022.
Selain itu, lanjut dia, ada juga jalan yang ambles, kemudian tanah longsor menimpa rumah warga dan menewaskan satu orang. Pemerintah daerah menetapkan Tanggap Darurat Bencana dalam kejadian melanda wilayah selatan Garut selama 14 hari yang berakhir pada 6 Oktober 2022.
“Selama tanggap darurat itu kita berikan bantuan, membersihkan lingkungan, gorong-gorong, dan juga memperbaiki akses jalan,” katanya.
Setelah Tanggap Darurat Bencana selesai, Satria menyampaikan, pemerintah daerah selanjutnya menetapkan masa transisi yaitu penanganan dilanjutkan oleh masing-masing dinas terkait, seperti proses bantuan perbaikan rumah.
“Tanggap darurat sudah selesai, petugas di lapangan ditarik, selanjutnya masa transisi oleh dinas terkait,” katanya. (*)
Sumber: Antara


You may like

Musyawarah Daerah DPD FK-PKBM Kabupaten Garut Berjalan Lancar dan Tertib

Dukung Asta Cita Ketahanan Pangan, Bupati Garut Resmikan Bantuan Cold Storage dari PLN UID Jabar Untuk Bumdes Motekar

Dispertan Garut Bangun Rumah Burung Hantu Untuk Kendalikan Serangan Hama Tikus di Sawah

Lima Orang Jamaah Haji Asal Garut Wafat di Tanah Suci

Geger Kasus Mutilasi dalam Karung di Garut, Pelaku Diduga ODGJ

Sepanjang 2024, BPBD Sukabumi Catat 202 Bencana, Ini yang Paling Banyak Terjadi
Pos-pos Terbaru
- Jejak Sejarah Tak Dilupakan, Yonif 305 Bangun Tugu Tengkorak di Eks Medan Latih KIIC
- Bupati Karawang Aep Syaepuloh Lantik 199 Kepsek SD-SMP, Tekankan Larangan Pungli dan Penyalahgunaan Dana BOS
- Bupati Aep Tinjau Overlay Jalan Surotokunto 2 Kilometer, Pastikan Kualitas Pekerjaan
- Bolehkah Paspor Diurus Orang Lain? Ini Penjelasan Imigrasi Karawang
- Lippoland Hadirkan Ecoprime di Lippo Karawang, Tawarkan Konsep Hybrid Warehousing Untuk Kebutuhan Bisnis Modern






