Connect with us

Regional

Bocah di Sumedang Disekap, Kaki-Tangan Terikat Rantai Besi, Polisi Amankan Seorang Perempuan

Published

on

INFOKA.ID – Seorang bocah laki-laki berusia sekitar 5 tahun ditemukan warga komplek Anggrek Regency, Kabupaten Sumedang di salah satu rumah milik seorang perempuan berinisial S. Bocah tersebut ditemukan warga dalam kondisi kedua tangan dan kakinya diikat rantai besi di loteng  sebuah rumah di Perumahan Angkrek Regency,  Jalan Soka No.27.

Penemuan bocah yang terikat rantai itu, diketahui warga ketika beramai-ramai akan memadamkan api di dapur rumah itu yang kebakaran pada Rabu (5/1/2021) pukul 10.00 WIB.

Warga awalnya dikagetkan oleh kepulan asap dan bau gosong masakan yang datang dari salah satu rumah warga.

Kemudian, warga dengan dibantu satpam pun berinisiatif secara beramai-ramai untuk mendobrak rumah tersebut lantaran dikhawatirkan terjadi kebakaran. Pasalnya, rumah tersebut terlihat seperti tidak ada orang.

“Pas rumah itu didobrak, asap sudah memenuhi ruangan rumah,” ungkap Engkus warga sekitar, Rabu (5/1/2021).

Ia mengatakan, awalnya warga tidak menyangka akan ada orang setelah berhasil mendobrak. Namun tidak lama berselang, lanjut dia, warga mendengar suara anak kecil yang meminta pertolongan dari lantai dua.

“Benar saja, pas dilihat ke atas, warga dan Satpam melihat ada anak kecil yang tangan dan kakinya diikat dengan rantai besi,” ujarnya.

Warga menemukan bocah tersebut dalam keadaan mengenaskan di atas sebuah kasur dengan wajah seperti banyak bekas luka. Anak itu tidur terlentang dengan posisi tangan menjulur ke atas yang diikat rantai besi ke sebuah pelek mobil. Sementara kakinya diikat dengan rantai yang sama ke sebuah pagar besi yang ada di ruangan tersebut.

Setelah ditolong warga, bocah itu pun langsung dibawa oleh polisi lantaran mengalami trauma.

Kasubsi Penmas Humas Polres Sumedang Bripka M Ridwan Subagja memaparkan polisi saat ini masih mendalami terkait kasus penyekapan tersebut.

“Kami dari Polres Sumedang masih mendalami perkara tersebut melalui Satreskrim dan PPA,” kata Ridwan, Kamis (6/1/2021)

Ridwan mengatakan korban saat ini sedang dalam penanganan tim medis untuk dilakukan visum. “Anak itu saat ini sedang menjalani visum dan penyelidikannya tetap berjalan,” ucapnya.

Saat ditemukan, lanjut Ridwan, korban dalam posisi kaki dan tangannya terikat dengan rantai besi di lantai dua sebuah rumah.

“Korban ditemukan dalam posisi kaki dan tangan terikat rantai besi,” terangnya.

Polisi saat ini telah mengamankan pemilik rumah berinisial S dan saksi-saksi setelah kejadian. Berikut mendalami terkait status dari anak yang menjadi korban serta waktu lamanya penyekapan.

“Kami masih mendalami keterangan saksi-saksi berikut status anak tersebut apakah anak kandung atau bukan dan mendalami hal-hal lainnya,” pungkasnya. (*)