Connect with us

Regional

Polda Jabar Kerahkan 500 Personel Untuk Bantu Proses Evakuasi Warga yang Terdampak Gempa Sumedang

Published

on

INFOKA.ID – Polda Jabar mengerahkan 500 personel ke Kabupaten Sumedang untuk membantu proses evakuasi warga terdampak gempa bumi.

“Pascakejadian pada malam tahun baru kemarin, kita langsung menurunkan kurang lebih sekitar 500 personel yang terdiri atas personel Brimob, Samapta, dan juga personel Polres Sumedang,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo, Rabu (3/1/2023).

Ibrahim mengatakan ratusan personel yang dikerahkan telah dibekali ilmu penanganan bencanan sehingga diharap dapat membantu proses evakuasi dan memastikan keselamatan korban gempa.

“Karena memang personel polisi yang kita turunkan ini dilengkapi dengan kompetensi untuk penanganan bencana, kemudian juga peralatan-peralatan pendukung. Termasuk juga dari kesehatan yang memang membutuhkan apabila dibutuhkan,” katanya.

Dia menambahkan pihaknya telah mengintensifkan patroli blue light atau menyalakan lampu biru di sejumlah wilayah terdampak gempa di Kabupaten Sumedang, sebagai salah satu upaya mengantisipasi kejahatan saat terjadi gempa.

“Ada patroli blue light yang dipersiapkan sehingga area-area yang terdampak dilaksanakan patroli yang akan menjangkau wilayah-wilayah tersebut,” kata dia.

Lebih lanjut, Polda Jabar bersama pemangku kepentingan juga telah menyiagakan petugas untuk penyelamatan jika sewaktu-waktu terjadi bencana susulan.

Sementara, Penjabat (Pj) Bupati Sumedang Herman Suryatman mengatakan pihaknya terus melakukan pengecekan terkait perkembangan terbaru setelah kejadian gempa bumi berkekuatan magnitudo 4.8 yang merusak sejumlah rumah warga dan juga fasilitas umum seperti rumah sakit.

Pemkab Sumedang, kata dia, akan memperhatikan semua kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi, termasuk masalah kebutuhan pangan setiap harinya.

“Dipastikan warga masyarakat bisa makan tiga kali dalam satu hari dan kebutuhan semuanya kita akan cukupi,” katanya. (*)