Connect with us

Nasional

BMKG: Terjadi Gempa Susulan 62 Kali, Warga Pasaman Barat Diminta Waspada

Published

on

INFOKA.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat terjadi 62 aktivitas gempa susulan di Pasaman Barat, Sumatera Barat.

“Hingga Sabtu, 26 Februari 2022 pukul 15.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan telah terjadi 62 aktivitas gempabumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M5,1,” kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno dilansir CNNIndonesia.com, Sabtu (26/2/2022).

Ia menjelaskan gempa utama Magnitudo 6,1 yang sebelumnya terjadi didahului 1 kali kejadian gempa bumi pendahuluan (foreshock) dengan Magnitudo 5,2.

Menurutnya, gempa Pasaman Barat tersebut merupakan gempa bertipe II, yaitu jenis gempa yang diawali Gempa Pembuka (foreshocks), kemudian terjadi Gempa Utama (mainshock), dan diikuti serangkaian Gempa Susulan (aftershocks).

“Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa,” katanya.

Gempa Bumi berkekuatan magnitudo 6,1 sebelumnya mengguncang wilayah Sumatera Barat pada Jumat pagi. BMKG mencatat gempa terjadi pukul 8.39 WIB.

Sementara hingga Sabtu dini hari, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat total warga yang meninggal dunia akibat gempa itu berjumlah 9 orang dan 6.002 warga mengungsi. (*)