Regional
BMKG: Musim Kemarau Mundur karena La Nina, Cuaca Ekstrem Masih Terjadi di Sejumlah Daerah di Jawa Barat
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi awal musim kemarau untuk wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan serta sebagian Sumedang diperkirakan mundur dan baru akan terjadi pada pertengahan Juli-Agustus. Mundurnya musim kemarau ini salah satunya disebabkan faktor La Nina.
Forescater BMKG Kertajati dan Jatiwangi, Ahmad Faiz Zyin, mengatakan, selain La Nina, faktor suhu di perairan laut Jawa yang hangat juga ikut menjadi penyebabnya sehingga menyuplai lebih penguapan dan massa udara untuk terbentuknya awan hujan yang lebih banyak.
“Karena faktor tersebut, hingga saat ini hujan masih cukup sering terjadi di hampir semua wilayah. Musim kemarau diprakirakan pertengahan Juli-Agustus,” kata Ahmad Ahmad Faiz Zyin dikutip dari Pikiran-Rakyat.com, Rabu (22/6/2022).
Menurut Ahmad, berdasarkan monitoring hujan, sampai saat ini masih masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau.
Diprakirakan hingga bulan September nanti masih akan sering turun hujan dengan curah hujan antara 100 mm-300 mm per bulan. Curah hujan itu tergolong kategori menengah.
“Musim kemarau tahun ini kondisi hujannya di atas normal atau biasa disebut kemarau basah,” katanya.
Hingga September, masyarakat harus tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat disertai angin kencang serta petir yang bisa menimbulkan bencana hidrometeorologi (banjir, longsor, pohon tumbang, dan lain-lain).
“Harus diperhatikan juga definisi musim kemarau bukan berarti tidak ada hujan sama sekali dalam satu bulan. Musim kemarau curah hujan tetap ada di bawah 150 mm per bulan,” ungkapnya. (*)
Sumber: Pikiran-Rakyat.com


You may like

BMKG: Waspadai Dampak Hujan Deras di Sejumlah Wilayah

Waspada! BMKG Sebut Ada Potensi Cuaca Ekstrem hingga 9 Juni 2024

Gempa 6,5 M Guncang Timur Laut Garut, 11 Daerah di Jabar Terdampak

BMKG Terbitkan Peringatan Status Siaga dan Waspada Cuaca Ekstrem

PLN UP3 Karawang Percepat Pemulihan Listrik Dampak Cuaca Ekstrem

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia
Pos-pos Terbaru
- AMKI Karawang Dukung Polres Tindak Peredaran Obat Keras Tertentu
- Polres Karawang Periksa Sejumlah Pihak Terkait Kasus Penyerobotan Lahan Milik PT Astakona Megahtama
- Bulog Karawang Komitmen Jaga Stok Minyakita, Pasok Rutin ke Pasar Karawang & Bekasi
- Sidak Theatre Night Mart, Komisi I DPRD Karawang Dorong Penutupan Sementara
- Dari Pos Ronda Menuju Podium Juara: Misi Keramat Orado Palembang Di Kejurprov I Sumsel




