Regional
BMKG: Kemarau Diprediksi Lebih Singkat, Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Bandung menyebutkan kemarau tahun ini kondisinya lebih basah. Hal itu dipengaruhi oleh kondisi kelembaban udara pada ketinggian 3,5 kilometer di atas permukaan laut.
“Musim kemarau ini disertai potensi hujan karena kondisinya cenderung basah. Makanya sesekali ada hujan turun,” kata Prakirawan BMKG Stasiun Geofisika Bandung, Iid Mujtahiddin seperti dilansir iNews.id, Selasa (16/8/2022).
Menurutnya, siklus musim kemarau tahun ini di beberapa daerah memang masih dipengaruhi gangguan global yakni adanya fenomena La Nina dalam kondisi lemah.
Gangguan itu menyebabkan beberapa wilayah yang kemaraunya dimulai di bulan Juli.
Potensi hujan yang disertai angin serta petir dalam beberapa hari ke depan masih berpotensi terjadi.
Oleh karenanya masyarakat diminta tetap waspada, karena kelembaban cenderung basah sehingga ada potensi pertumbuhan awan hujan di sore dan malam hari.
“Melihat femomena itu, musim kemarau tahun ini juga diprediksi lebih singkat yaitu di bulan Juli, Agustus, September,” sebutnya. (*)
Sumber: iNews.id


You may like

Cegah Kekeringan, Pemkab Karawang Ajukan Penambahan Ratusan Bantuan Pompa Air untuk Petani ke Pemerintah Pusat

BMKG: Waspadai Dampak Hujan Deras di Sejumlah Wilayah

2 Desa di Karawang Selatan Dilanda Kekeringan

Waspada! BMKG Sebut Ada Potensi Cuaca Ekstrem hingga 9 Juni 2024

Gempa 6,5 M Guncang Timur Laut Garut, 11 Daerah di Jabar Terdampak

BMKG Terbitkan Peringatan Status Siaga dan Waspada Cuaca Ekstrem
Pos-pos Terbaru
- Gebrakan Baru! PT Ocean Nusantara Bahari Siap “Sulap” Sungai Musi Jadi Tol Logistik Modern
- Dinas PRKP Buka UPTD di Rengasdengklok, Staf Desa: Baru Tahu Ada Kantor Cabang, Nggak Perlu Jauh ke Karawang
- Polres Karawang Amankan Pengedar Obat Keras Terlarang Di Cikampek, Ratusan Butir Pil Disita
- DPUPR Karawang Tindaklanjuti Usulan Pemdes Rengasdengklok Utara Atasi Banjir
- Menteri PKP dan Pimpinan Daerah Tinjau Proyek HWB Purwakarta: Terobosan Hunian Layak bagi MBR





