Regional
Bersiap PSBB, Ini Titik Cek Poin hingga Jam Operasional Toko Sudah Ditentukan di Bandung Raya
Published
5 tahun agoon
By
admin
INFOKA.ID – Polrestabes Bandung akan melakukan pemeriksaan pada beberapa cek poin di saat PSBB berlangsung di Kota Bandung. Seperti diketahui PSBB Jawa-Bali akan dilakukan pada tanggal 11-25 Januari 2021 mendatang.
Dilansir dari Pikiran-Rakyat.com, Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengatakan akan melakukan rapat terlebih dahulu bersama forkopimda. Rapat tersebut lanjut Ulung akan membahas dimana saja dan apa yang dilakukan di cek poin tersebut.
“Nanti akan kita rapatkan juga kalau terkait dengan cek poin itu gunanya untuk apa. Kita akan melihat misalnya kegiatan operasi yustisi, kita fokuskan pada klaster mana, jadi tidak asal sembarangan kita melaksanakan kegiatan operasi yustisi. Jadi kita harus fokus pada kegiatan pelaksanaan itu gunanya untuk apa,” ujarnya di Mapolrestabes Bandung, di Jalan Merdeka, Kota Bandung pada Kamis (7/1/2021).
Menurut Ulung nantinya penerapan PSBB lebih menekankan kepada pelaksanaan pengawasan dan penindakan.
“Kalau PSBB di awal dulu itu kan kita hanya sosialisasi dan menekan segala macam pembubaran. Nah kalau sekarang mungkin kita lebih mengarah pada pelaksanaan pengawasan dan penindakan,” ucapnya.
Seperti diketahui sebelumnya ada tiga wilayah di Bandung Raya menjadi sasaran penerapan PSBB di Jawa-Bali. Penerapan di Bandung Raya ini di lakukan secara terpadu di wilayah Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat dan Kota Cimahi.
Ulung juga menjelaskan, pihaknya sudah menerapkan pelaksanaan pembatasan di beberapa tempat, khusunya di restoran, cafe dan rumah makan.
“Tapi apapun dari PSBB itu, dari pelaksanaannya sudah kita terapkan di Kota Bandung ini. Contohnya tempat restoran atau cafe, kita sekarang sudah 30 persen berarti tinggal meningkatkan lagi kemudian tempat lainnya,” ucapnya.
Tak hanya itu, pembubaran kerumunan massa pun akan dilakukan oleh petugas kepolisian guna mencegah penyebaran virus Covid-19.
“Kami juga akan memberlakukan pembatasan jam operasional bagi cafe, restoran serta toko-toko yang ada di Kota Bandung,” katanya.
Selama ini kata Ulung ada beberapa cafe atau restoran yang melebihi kapasitas 30 persen di dalamnya atau jam tutup yang melewati ketentuan sudah disegel oleh kepolisian.
“Contohnya nanti di pusat kota, sebelumnya kan penutupan kita jam 20.00 WIB. Nanti, mungkin kita percepat jadi jam 19.00 WIB, untuk tutup toko jam 19.00 WIB,” ucapnya.
Oleh karena itu Ulung berharap dengan PSBB tersebut masyarakat bisa mematuhi peraturan. Termasuk bagi para pemilik, cafe, restoran, mall, toko agar buka sesuai dengan jam bukanya. Selain tetap dengan tetap menjaga protokol kesehatan dan pembatasan kapasitas tamu yang datang agar tidak lebih dari 30 persen. (*)


You may like

PT Permata Buana Putra Gugat Media Online Sebar Fitnah, Dirut: Kami Taat Aturan

Wakil Gubernur Provinsi Jawa Barat Membuka Rakerwil FK-PKBM Provinsi Jawa Tahun 2026

UMKM Lapas Jabar Bersinar: Produk Sabut Kelapa Diekspor ke 4 Negara

Nyalakan Harapan, PLN UID Jawa Barat Sambungkan Listrik Gratis untuk 844 Keluarga Kurang Mampu di Momen HLN ke-80

Bahas Kolaborasi Platform Digital, AMKI Jabar Jalin Kemitraan dengan Pendam III/Siliwangi

PLN UID Jabar Nyalakan Harapan di Hari Kemerdekaan, 365 Keluarga Prasejahtera Nikmati Sambungan Listrik Gratis
Pos-pos Terbaru
- Tim SAR Temukan Jasad Diduga ODGJ yang Tenggelam di Jembatan BTT Karawang
- Sambut Laga PSM kontra Persib, Kapolres Karawang ajak Suporter jaga kondusivitas dan hindari euforia berlebihan
- Sinergi Ketahanan Pangan, Polres Karawang Gelar Panen Raya Jagung Bersama Petani Pangkalan
- Berkedok Warung Sembako dan Konter Pulsa, Jaringan Obat Keras di Karawang Digulung Polisi, 16.590 Butir Disita!
- Kapolres Karawang Sambangi Jemaah Masjid Baitul Falihin Demi Jaga Kamtimbas di wilayah hukum Polres Karawang






