Connect with us

Regional

Banyak Sekolah Ambruk, Komnas PA Sebut Pemkab Karawang Tak Serius Urus Pendidikan

Published

on

KARAWANG – Menyikapi banyaknya bangunan sekolah dasar yang ambruk pada setiap tahunnya, dinilai menjadi bukti ketidakseriusan Pemerintah Kabupaten Karawang dalam mengurus sektor pendidikan.

Komisioner Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Jawa Barat, Wawan Wartawan menegaskan, jika Pemkab Karawang betul-betul serius maka tidak akan berdalih tak ada anggaran untuk perbaikan sekolah.

Sebab hal itu tergantung kepekaan kepala daerah melalui tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) untuk lebih selektif terkait alokasi anggaran yang tersedia.

“Kalau serius diurus, saya yakin APBD Karawang cukup untuk membenahi semuanya. Sekolah rusak jangan lagi ada bahasa tidak ada anggaran,” ucap Wawan, Sabtu (22/7/2023).

Wawan juga menyayangkan pungutan sumbangan pendidikan dengan dalih sudah disepakati oleh pihak sekolah, komite dan orang tua.

Harusnya menjadi kewajiban pemerintah untuk bisa memenuhi kebutuhan sarana pendidikan. Dalih kesepakatan orang tua jangan jadi melegitimasi pungutan liar di sekolah.

“Dalih kesepakatan orang tua jangan menjadi dasar legitimasi untuk melakukan pungutan,” ujarnya.

Wawan berharap, untuk rencana pembangunan tahun 2024 Pemkab Karawang dan pihak legislatif bisa lebih memilah kebutuhan urgensi masyarakat dibawah. Terutama yang menyangkut hajat hidup orang banyak seperti sektor pendidikan dan kesehatan.

“Pembangunan yang sifat belum menjadi skala prioritas harus ditunda terlebih dahulu, alokasi untuk perbaikan sekolah mesti menjadi hal prioritas,” pungkasnya. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement