Connect with us

Regional

Banjir Karawang Meluas Jadi 30 Desa di 17 Kecamatan

Published

on

INFOKA.ID – Banjir Karawang meluas hingga merendam ribuan rumah di 30 desa di 17 kecamatan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Selasa (9/2/2021).

Data tersebut dihimpun dari Satgas Kodim Karawang, Selasa, selama beberapa hari terakhir. Sebanyak 5.303 rumah terendam dan 3.396 orang dilaporkan mengungsi.

Banjir terjadi di 17 kecamatan di antaranya di Kecamatan Rengasdengklok yang meliputi Desa Rengasdengklok Selatan, Desa Amandari, Desa Rengasdengklok Utara, Desa Kertasari dan Desa Karyasari.

Kemudian di Kecamatan Cilamaya Wetan (Desa Rawagempol Kulon, Desa Tegalwaru dan Desa Cilamaya) serta di Kecamatan Telukjambe Barat (Desa Karangligar dan Desa Mekarmulya).

Baca juga: Bupati Karawang Bersama Gubernur Ridwan Kamil Pantau Lokasi Banjir di Karawang

Selain itu juga di Kecamatan Tempuran yang meliputi Desa Tanjung Jaya, Desa Ciparagejaya, Desa Pancakarya dan Desa Jayanegara serta di Kecamatan Purwasari meliputi Desa Purwasari Perumahan Regency.

Titik banjir lainnya ialah Kecamatan Tirtajaya (Desa Tambak Sumur), Kecamatan Cikampek meliputi (Desa Dawuan Tengah Perum BMI), Kotabaru (Desa Pangulah Utara), Majalaya (Desa Lemahmulya Perumahan Serasi Indah) serta Kecamatan Jatisari (Desa Sukamekar dan Desa Gempolkolot).

Selanjutnya Kecamatan Pangkalan (Desa Pangkalan), Karawang Barat (Kelurahan Tanjungmekar dan Tanjungpura), Tirtajaya (Desa Kamurang), Cilebar (Desa Kertamukti), Rawamerta (Desa Panyingkiran), Cilamaya Kulon (Desa Sukajaya) serta Kecamatan Pakisjaya yang meliputi Desa Telukbuyung dan Desa Telukjaya.

Baca juga: GC Desak DPMPTSP Evaluasi Ijin Menara Tower Internet di Kutawaluya

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana meminta pihak terkait segera memberikan bantuan dibutuhkan para pengungsi.

Ia menyampaikan saat meninjau dua titik banjir di Karawang banyak warga korban banjir yang berharap untuk segera dikirim kebutuhan bayi, balita, selimut dan makanan.

“Kita pastikan juga kebutuhan sehari-hari terpenuhi, terutama asupan gizi. Tadi untuk dapur umum juga kita akan upayakan didirikan lagi. Posko sudah siap. Berkolaborasi dengan aparat TNI/Polri,” kata Bupati. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement