Regional
Bangun Toleransi Beragama di Jabar, Gubernur Janjikan Permudah Izin Rumah Ibadah
Published
6 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil terus menjadikan Provinsinya sebagai rumah yang nyaman untuk seluruh agama yang ada di Indonesia.
Seperti dilansir dari Antaranews.com, pihaknya pun berjanji akan memberikan keadilan kepada semua umat beragama di Jabar dengan mempermudah izin pendirian rumah ibadah.
“Saya juga terus berupaya sebagai gubernur menjadikan Jawa Barat sebagai rumah bersama semua umat beragama. Perizinan-perizinan rumah ibadah terus kita permudah tidak boleh dipersulit,” kata gubernur di Kota Bandung, Rabu (07/04/2021).
Dalam kesempatan diskusi daring bersama tokoh lintas agama di Jabar, Ridwan Kamil pun berupaya menempatkan segala sesuatu sesuai dengan takarannya secara adil kepada seluruh umat beragama di wilayahnya.
Ia menjelaskan, definisi adil yang dimaksud salah satunya dengan mempermudah akses pendanaan dari Pemda di wilayah Provinsi Jawa Barat.
Namun, kata dia, jika terdapat satu golongan lebih tinggi, hal tersebut semata-mata karena proporsional dari jumlah penganut agama tersebut.
“Kami akan memberikan keadilan kepada semua umat beragama di Indonesia khususnya di Jawa Barat. Keadilan itu bukan sama rata. Dalam keyakinan saya keadilan itu adalah menempatkan segala sesuatu sesuai dengan takarannya. Semua difasilitasi tapi persentasenya berbeda-beda. Itulah yang kita sebut dengan definisi adil, tidak selalu sama rata tetapi memberikan sesuai dengan ukuran dan takarannya masing-masing,” kata Kang Emil, sapaannya.
Kemudian, Ridwan Kamil juga berupaya menekankan upaya perlindungan kepada seluruh umat beragama di Jabar, terutama dari pengaruh negatif paham ekstrem dan radikal yang masif di media sosial.
“Oleh karena itu kita harus lindungi jemaah. Kita lindungi umat kita dari kelompok-kelompok di media sosial yang menarasikan bahwa perbedaan bukan rahmat tapi perbedaan itu kebencian. Itu yang harus kita lawan, itu yang harus secara sistematis kita kuasai,” ujarnya sembari mengapresiasi forum tersebut.
Dia juga meminta kepada pengisi di forum tersebut agar berani mendiskusikan isu yang sensitif agar tidak ada kesalahpahaman antar sesama.
“Harus berani mendiskusikan hal-hal yang sensitif ya jangan dipendam karena hal sensitif itulah yang akhirnya tidak masuk ke dalam kepemahaman mereka yang berdialog. Pada dasarnya mereka yang tidak mau berdialog tidak bisa memahami perspektif berbeda terhadap suatu masalah. Saya titip agar rajin mendiskusikan antara mereka-mereka yang berbeda. Jangan selalu berdiskusi dengan mereka-mereka yang sama,” paparnya.
Dia berharap agar Kementerian Agama di Jawa Barat mampu mengajak warga untuk saling mengelola toleransi dan keberagaman di tanah Pasundan, Jawa Barat.
Sehingga provinsi di Barat Pulau Jawa tersebut mampu menjadi wilayah paling baik dalam mengelola perbedaan untuk mencegah perpecahan antar umat.
Sebelumnya, di Jawa Barat upaya toleransi sudah mulai digerakKan. Salah satunya bisa dilihat di Gang Ruhana, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat.
Di lokasi yang terletak di Kelurahan Paledang itu, semangat toleransi antar warga terlihat jelas seperti pada momen Natal. Di sana umat Muslim dan Hindu akan membantu persiapan perayaan tersebut.
Pun sebaliknya, saat terdapat azan dari masjid ATAU musala, warga kristiani akan menghentikan latihan paduan suara.
Umat Muslim di sana juga tidak merasa terganggu dengan adanya wewangian dupa dari vihara termasuk mendengar senandung dari gereja.
“Kami juga dibantu ketika memasang hiasan pohon natal. Ini sudah dilakukan secara turun temurun. Jadi semuanya sangat alamiah,” kata Ibu Gembala dari Gereja Pantekosta, Peggy Sriyoto.
“Yang paling penting, apalagi dalam Islam itu karena kita saling menghormati dan menyayangi,” kata Ketua DKM Masjid Al-Islam di wilayah tersebut, Sugandi. (*)
Sumber: Antaranews.com
You may like

Enam Orang Diamankan! BNNK Karawang Bongkar Jaringan Peredaran 5.555 Obat Keras di Cilamaya Wetan Dan Kulon

Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026

Cegah Stunting di Kabupaten Bekasi, Alfamidi Kembali Salurkan Ribuan Telur

Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang

Petani Sukasari Karawang Menjerit: Krisis Air Menahun, Tak Pernah Tersentuh Bantuan Pompa dan Alat Pertanian!

Dari Upload Konten Sampai Live Stream Nyanyi Bareng, Indosat 5G Bikin QNF Chapter 5 Karawang Makin Pecah
Pos-pos Terbaru
- Enam Orang Diamankan! BNNK Karawang Bongkar Jaringan Peredaran 5.555 Obat Keras di Cilamaya Wetan Dan Kulon
- Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026
- Cegah Stunting di Kabupaten Bekasi, Alfamidi Kembali Salurkan Ribuan Telur
- Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang
- PERS SUMSEL GEMPAR! Koalisi Jurnalis Turun ke Jalan, Desak Copot Dirintelkam dan Bongkar Aktor Intelektual Kekerasan!







