Connect with us

Regional

Babi Hutan Ngamuk Masuk Permukiman Warga di Indramayu, 7 Orang Luka-luka

Published

on

INFOKA.ID – Seekor babi hutan masuk ke permukiman dan menyerang sejumlah warga di Desa Bantarwaru, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu.

Ada 7 orang mengalami luka-luka akibat serangan babi hutan tersebut. Salah satu korban bahkan satu jari tangannya harus diamputasi karena terkena gigitan babi tersebut.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Indramayu, AKBP M Lukman Syarif melalui Kapolsek Gantar, Iptu Maman Kusmanto membenarkan kejadian tersebut.

“Iya benar,” ujar dia, Senin (5/12/2022).

“Panik, warga tiba-tiba melihat babi hutan. Setelah menyerang warga, hewan itu hilang entah kemana,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi, kejadian itu diketahui terjadi sekitar 1 pekan lalu.

Babi hutan tersebut dicurigai keluar dari hutan yang tak jauh dari permukiman warga. Melihat ada babi hutan, beberapa warga berinisiatif mengusir dan menghalau agar kembali ke dalam hutan.

Namun yang terjadi sebaliknya, babi hutan itu justru menyerang warga. Beberapa warga berhamburan ketakutan oleh serangan hewan ganas itu. Di sana, babi hutan bahkan menyerang siapa saja yang ditemuinya.

Warga di Desa Bantarwaru mengaku kejadian babi hutan masuk ke pemukiman mereka merupakan kali pertama.

Mereka menduga masuknya babi hutan tersebut ke permukiman karena areal hutan jati di sekitaran Bendungan Sadawarna ditebang.

Hingga saat ini, babi hutan tersebut tidak diketahui keberadaannya. Hanya saja, sejak kemunculannya itu, warga setempat mengaku ketakutan bilamana babi hutan itu datang kembali. (*)

Advertisement
1 Comment

1 Comment

  1. togel macau

    23 Maret 2023 at 13:54

    My brothеr recommended I might like this website. He used to be totally right.
    This post truly made my dɑy. You can not consider simply hhow much time I had spent for thiѕ info!
    Thanks!

    Take a look aat my blog – togel macau

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement