Regional
Ayah Korban Pembunuhan Karyawan Toyota Minta Ossy Untuk Dihukum Mati
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Polres Karawang berhasil menangkap seluruh pelaku dan dalang pembunuhan berencana karyawan Toyota, Arif Sriyono.
Ketiga pelaku yang berhasil ditangkap adalah istri korban yaitu Ossy Claranita (32), Pandu (19) dan eksekutor RZ.
Orang tua korban saat diwawancarai awak media meminta tersangka Ossy Claranita di hukum mati.
“Saya meminta kepada kepolisian untuk menghukum mati tersangka Ossy Claranita, karena kejam dan tega sekali terhadap korban,” kata Mulyono (55) ayah korban saat ditemui di Mapolres Karawang, pada Kamis (19/1/2024).
Menurut pria yang merupakan Kades Adimulyo, korban ini sangat taat beribadah dan hormat kepada orang tua, pendiam serta pekerja keras. Walaupun Arif ini sedang sakit gagal ginjal dan cuci darah seminggu dua kali tetap semangat dalam bekerja. Namun berbanding kebalik terhadap tersangka Ossy ini juga merusak perkawinan dengan korban.
“Saya dari awal sudah curiga sama tersangka Ossy menjadi pelaku pembunuhan dan terbukti benar bahkan menjadi dalang untuk menghabisi suaminya sendiri,” jelasnya.
Lebih lanjut Mulyono, dari pengakuan tersangka Ossy kepada kepolisian bahwa faktor ekonomi dan perselingkuhan, itu bohong besar. Padahal dia (Ossy) yang merusak perekonomian keluarga dan perselingkuhan.
“Saat korban sedang drop, saya dan adik kandung korban melihat tersangka Ossy bersama selingkuhannya datang ke rumah sakit. Bahkan yang lebih parah, beberapa bulan yang lalu ketika Arif bekerja, dia membawa laki-laki lain ke rumahnya disaksikan adik korban,” ungkapnya.
Berita sebelumnya, Polres Karawang mengungkap kronologis pembunuhan berencana yang didalangi Ossy Claranita (32) yang merupakan istri Arif Sriyono (32) buruh Toyota yang tewas di di Jalan pinggir irigasi Sasak Misran Dusun Pasir Panjang, Desa Cibalongsari, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, pada Selasa (9/1/2024).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban ditemukan tewas ditengah jalan di pinggir irigasi Sasak Misran Dusun Pasirpanjang, Desa Cibalongsari, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, pada Selasa (9/1/20024), pukul 00.17 WIB oleh warga yang melintas.
Saat ditemukan, korban dalam kondisi kepala masih memakai helm dan dipenuhi darah akibat luka tusuk ditubuhnya dan leher. Sedangkan motor milik korban tidak ditemukan dilokasi kejadian, diduga dibawa kabur oleh kawanan begal. (red)
You may like

Dukung Peningkatan PAD, DPRD Karawang Setujui Transformasi Petrogas Menjadi Karawang Energi Persada

Polsek Karawang Tangkap Terduga Pelaku Pengeroyokan yang Menyebabkan Korban Tewas Tenggelam di Saluran Irigasi

Dituduh Jadi Aktor di Balik Ulasan Negatif Konsumen, Resto Saung Berkah Gurame Somasi Restoran Sumoreang

DPRD Karawang Kecewa Berat karena PT Nipro Indonesia Jaya Mangkkir RDP, Limbah 13 Tahun dan Rekrutmen Disorot

Jejak Inspiratif H. Zeni Zaelani: Figur “Sakhoul Aghniya” di Karawang yang Sukses Padukan Bisnis, Dakwah, dan Masa Depan Santri

Lumpur Pengerukan Irigasi Berserakan di Jalan, Warga Kutajaya Karawang Keluhkan Proyek Normalisasi Berujung Kecelakaan
Pos-pos Terbaru
- Dukung Peningkatan PAD, DPRD Karawang Setujui Transformasi Petrogas Menjadi Karawang Energi Persada
- Polsek Karawang Tangkap Terduga Pelaku Pengeroyokan yang Menyebabkan Korban Tewas Tenggelam di Saluran Irigasi
- Dituduh Jadi Aktor di Balik Ulasan Negatif Konsumen, Resto Saung Berkah Gurame Somasi Restoran Sumoreang
- DPRD Karawang Kecewa Berat karena PT Nipro Indonesia Jaya Mangkkir RDP, Limbah 13 Tahun dan Rekrutmen Disorot
- Jejak Inspiratif H. Zeni Zaelani: Figur “Sakhoul Aghniya” di Karawang yang Sukses Padukan Bisnis, Dakwah, dan Masa Depan Santri







