Nasional
Antisipasi Virus Flu Burung, Kemenkes Lakukan Tes WGS
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Demi mengantisipasi sebaran virus flu burung H10N3 di Indonesia, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan telah melakukan serangkaian tes Whole Genome Sequence (WGS).
Sebelumnya, China sudah mendeteksi satu kasus H10N3 pada manusia.
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menyebut pemerintah telah memiliki sejumlah langkah surveilans untuk mengantisipasi penyakit zoonotik alias virus yang penularan berasal dari hewan sejak penemuan flu burung di Indonesia pada 2004 silam.
“Kalau flu burung termasuk H10N3 ini varian-variannya dipantau terus melalui WGS juga selain varian Covid-19,” kata Nadia seperti dikutip dari CNNIndonesia.com, Jumat (4/6/2021).
Nadia menyatakan pihaknya juga tengah memantau dan mewaspadai apabila ada kematian unggas dalam jumlah besar di sejumlah peternakan.
Pihaknya pun telah berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Juru Bicara Vaksinasi dari Kemenkes itu juga meminta masyarakat yang menderita flu setelah mengolah bahan unggas untuk waspada. Selain itu, penyemprotan disinfektan di lingkungan peternakan giat dilakukan.
“Jadi ini surveilans dari dua pihak, tapi terutama kejadian pada manusia umumnya dimulai outbreak pada hewan ternak atau unggas liar yang dimonitor oleh dua K/L,” ujarnya.
H10N3 merupakan salah satu jenis virus patogen rendah atau relatif lebih ringan. Virus yang ditemukan pada unggas tersebut memiliki kecil kemungkinan menyebar dalam skala besar.
Namun, baru-baru ini, Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) melaporkan temuan kasus infeksi virus flu burung H10N3 pertama pada manusia, pada Selasa (1/6/2021) lalu. Varian virus flu burung tersebut ditemukan pada seorang pria berusia 41 tahun di Kota Zhenjiang, Provinsi Jiangsu.
Pria tersebut dirawat di rumah sakit sejak 28 April lalu. Ia sempat mengalami demam dan gejala lainnya, ia kemudian resmi didiagnosa mengidap virus flu burung H10N3 pada 28 Mei lalu. Namun, NHC tidak memberikan penjelasan bagaimana pria tersebut terinfeksi virus flu burung. (*)
Sumber: CNNIndonesia.com


You may like

Kemenkes Siapkan Rp 30 Triliun untuk Pengadaan Alkes di Puskesmas dan Puskesmas Pembantu

Kemenkes: Kasus Dengue Meningkat Dua Kali Lipat

Kemenkes Catat 94 Petugas Pemilu 2024 Meninggal Dunia, 13.675 Dirawat

Kemenkes: Kenaikan Kasus Covid-19 Varian JN.1 Masih Terkendali

Kemenkes: Kasus Covid-19 Meningkat di 21 Provinsi

Hingga November, Kasus Cacar Monyet di Indonesia Bertambah Jadi 57
Pos-pos Terbaru
- Jejak Sejarah Tak Dilupakan, Yonif 305 Bangun Tugu Tengkorak di Eks Medan Latih KIIC
- Bupati Karawang Aep Syaepuloh Lantik 199 Kepsek SD-SMP, Tekankan Larangan Pungli dan Penyalahgunaan Dana BOS
- Bupati Aep Tinjau Overlay Jalan Surotokunto 2 Kilometer, Pastikan Kualitas Pekerjaan
- Bolehkah Paspor Diurus Orang Lain? Ini Penjelasan Imigrasi Karawang
- Lippoland Hadirkan Ecoprime di Lippo Karawang, Tawarkan Konsep Hybrid Warehousing Untuk Kebutuhan Bisnis Modern






