Regional
Antisipasi El Nino, Pemkab Purwakarta Optimalkan Puluhan Embung
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Pemerintah Kabupaten Purwakarta mengoptimalkan puluhan embung untuk memenuhi ketersediaan air bagi lahan pertanian untuk mengantisipasi dampak buruk kemarau panjang akibat fenomena El Nino yang diperkirakan bakal melanda sejumlah daerah di Indonesia, termasuk Jawa Barat.
“Dampak buruk dari El Nino adalah kemarau panjang yang tentunya akan mengurangi ketersediaan air untuk pertanian. Kita punya puluhan embung. Jadi bisa dioptimalkan untuk mengatasi kemungkinan itu,” kata Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, Selasa (6/6/2023).
Berdasarkan data dari Dinas Pangan Dan Pertanian (Dispangtan) Purwakarta menyebutkan terdapat 33 embung yang tersebar di 10 kecamatan, yakni di Kecamatan Bojong, Darangdan, Wanayasa, Kiarapedes, Pondoksalam, Plered, Maniis, Pasawahan, Cibatu dan Kecamatan Campaka.
“Secara umum semua embung itu berfungsi sangat baik sebagai penampung air. Selama musim kemarau yang berat dampak El Nino nanti, embung-embung itu bisa dimanfatkan petani sebagai sumber air pertanian,” kata Anne.
Anne mengaku telah menginstruksikan jajaran Dispangtan Kabupaten Purwakarta, untuk bisa mengantisipasi dampak buruk dari potensi kekeringan parah akibat El Nino.
“Kita sudah meminta jajaran Dipangtan Purwakarta untuk menyiapkan solusi-solusinya sehingga dampak buruk dari El Nino bisa terhindarkan,” katanya.
Sementara Kepala Dispangtan Purwakarta Sri Jaya Midan menjelaskan, setiap embung mampu menyimpan cadangan air minimal 500 meter kubik. Menurut dia, cadangan air setiap satu embung itu mampu membantu pengairan sawah seluas 20 hektare.
Disebutkan, dengan total 33 embung, maka sedikitnya 660 hektare sawah yang rawan kesulitan air bisa dibantu pengairannya.
Embung merupakan bangunan konservasi air berbentuk kolam untuk menampung air hujan dan air limpahan atau air rembesan. Embung akan menyimpan air di musim hujan, kemudian airnya dapat dimanfaatkan pada musim kemarau atau saat kekurangan air. (*)


You may like

Diduga Terkena Benang, Warga Ciampel Meninggal di Atas Motor

Gandeng Kemendagri, FISIP Unsika Gelar SemNas Bahas Sinkronisasi Kebijakan Pusat dan Daerah

Syiar, DPRD NasDem Karawang Dorong DKM dan Muadzin Masjid Dapat Honor Daerah Tahunan

Wujud Solidaritas, Band Hard Rock Metal Karawang, NOEND Bakal Gebrak Panggung May Day di Depan Gedung DPR RI

Srikandi PLN Bersama YBM PLN UP3 Karawang Berbagi Kebahagiaan untuk Masyarakat

Bareng DMI Kecamatan, KUA Telagasari Sosialisasikan Pentingnya ID Masjid Bagi Semua DKM
Pos-pos Terbaru
- May Day 2026: Polres Karawang Pastikan Keberangkatan Buruh ke Monas dan DPR Berjalan Aman
- Diduga Terkena Benang, Warga Ciampel Meninggal di Atas Motor
- Gandeng Kemendagri, FISIP Unsika Gelar SemNas Bahas Sinkronisasi Kebijakan Pusat dan Daerah
- Syiar, DPRD NasDem Karawang Dorong DKM dan Muadzin Masjid Dapat Honor Daerah Tahunan
- Wujud Solidaritas, Band Hard Rock Metal Karawang, NOEND Bakal Gebrak Panggung May Day di Depan Gedung DPR RI






