Regional
Ancaman Penyakit DBD Hantui Warga Perumahan TBI Karawang
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Paska viral video saluran air pembuangan perumahan Taman Bengle Indah di Kecamatan Majalaya yang ditutup kemarin, warga mulai mengkhawatirkan ancaman penyakit seperti demam berdarah.
Kondisi tersebut diduga akibat kondisi air yang berwarna hitam pekat tidak tersalurkan karena adanya penutupan disaluran pembuangan sehingga menggenangi rumah warga.
” Ada beberapa warga yang mulai mengeluh gatal gatal karena kondisi air yang warnanya hitam pekat itu namun yang dikhawatirkan warga adalah penyakit demam berdarah karena air selokan tidak mengalir,” kata Wahid, Sabtu (8/7/2023).
Diungkapkan Wahid, kondisi saluran yang ditutup tersebut sebenarnya merupakan jalur saluran warga kampung sekitar dan beberapa warga perumahan dan status saluran merupakan hasil kesepakatan, namun karena alasan pengerjaan turab belum selesai dikerjakan maka dilakukan penutupan oleh salah satu pihak perumahan.
“Saat wakil Bupati datang ke perumahan, beliau mengatakan jangan ada penutupan saluran sebelum saluran utama jadi, namun kenyataannya sekarang perumahan TBI sama sekali tidak di kasih saluran pembuangan. Akibatnya kami harus menampung air kiriman dari warga kampung dan perumahan tanpa bisa dialirkan karena ditutupnya saluran,” jelasnya.
Terkait ancaman penyakit kulit yang menghantui warga karena warna air yang menghitam, ia meyakini karena banyaknya endapan limbah rumah tangga yang tidak terbuang akibat ditutupnya saluran. Selain ancaman penyakit kulit, hal yang paling dikhawatirkan adalah ancaman penyakit seperti demam berdarah.
“Upaya komunikasi baik dengan warga perumahan, developer, pemerintah desa ataupun Kabupaten sudah kami lakukan, tapi tembok penutup saluran masih belum bisa dibuka, kalau warga buka sendiri pasti akan berhadapan dengan hukum, itu yang buat warga bingung mau untuk mengadu ke siapa lagi,” keluhnya.
Warga berharap persoalan saluran utama yang digunakan warga kampung dan beberapa perumahan bisa segera dibuka agar potensi penyakit seperti penyakit kulit, diare ataupun demam berdarah tidak menghantui warga. (red)

You may like

Roda Organisasi Kembali Berputar, AKBP Fiki N. Ardiansyah Akhiri Masa Jabatan Bersamaan dengan Kenaikan Tipologi Polresta Karawang

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Karawang Sukses Gelar Lomba Burung Berkicau “Kapolres Cup” di Kampung Budaya

Sinergi Pemkab dan PWI Karawang: Sulap Momentum Piala Dunia Jadi Penggerak Ekonomi Rakyat

UNSIKA Terjunkan 1.250 Mahasiswa KKN Batch 2 ke 99 Desa di Tiga Kabupaten

Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Karawang Satukan Forkopimda dalam Olahraga Bersama dan Bagikan Hadiah Umrah

Imigrasi Karawang Gelar Patroli, Ingatkan Penjamin Kooperatif Laporkan Aktivitas dan Keberadaan WNA
Pos-pos Terbaru
- Roda Organisasi Kembali Berputar, AKBP Fiki N. Ardiansyah Akhiri Masa Jabatan Bersamaan dengan Kenaikan Tipologi Polresta Karawang
- Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Karawang Sukses Gelar Lomba Burung Berkicau “Kapolres Cup” di Kampung Budaya
- Sinergi Pemkab dan PWI Karawang: Sulap Momentum Piala Dunia Jadi Penggerak Ekonomi Rakyat
- UNSIKA Terjunkan 1.250 Mahasiswa KKN Batch 2 ke 99 Desa di Tiga Kabupaten
- SP2MI Bersinergi dengan Kementerian Sosial Untuk Tingkatkan Keterampilan dan Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pendidikan Kesetaraan/PKBM di Indonesia







