Nasional
ANBK Online Akan Segera Dilaksanakan, Ini Perbedaannya Dengan ANBK Semi-Online
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) akan segera dilaksanakan tidak lama lagi. Bagi siswa apakah sudah paham asesmen ini?
Dilansir Direktorat SMP Kemendikbud Ristek, Sabtu (21/8/2021), ANBK adalah sebuah evaluasi yang dilakukan pemerintah untuk pemetaan mutu sistem pendidikan pada tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah.
Nantinya, ANBK bakal digelar dalam dua moda. Yakni ANBK online dan moda semi-online. Berikut ini perbedaan ANBK online dan semi-online.
ANBK online
ANBK pada moda online haruslah memiliki akses internet yang stabil bagi komputer client. Bandwidth yang disarankan untuk melaksanakan ANBK moda online ialah 12 Mbps per 15 komputer client.
Selain komputer client, ANBK online juga harus mempunyai sebuah komputer proktor yang berguna untuk membuka token.
Pada ANBK moda online, masing-masing lokasi tes terdapat aplikasi Exambrowser proktor dan client.
Aplikasi ini akan berfungsi menampilkan layar tes secara penuh tanpa navigasi dan mencegah peserta berpindah ke aplikasi lainnya.
Aplikasi Exambrowser proktor dan client langsung terhubung dengan server pusat Pusmenjar (Pusat Asesmen dan Pengajaran).
Karena semua data langsung diakses dari server pusat, komputer proktor tidak perlu melakukan sinkronisasi data terlebih dahulu sebelum pelaksanaan tes.
ANBK semi-online
Berbeda dengan ANBK online, pada ANBK semi-online komputer client tidak memiliki akses internet secara langsung.
Komputer client nantinya akan terhubung dengan komputer proktor yang memiliki akses internet.
Tak seperti ANBK online yang memerlukan koneksi internet stabil dengan bandwidth cukup tinggi, ANBK semi-online hanya memerlukan bandwidth minimal 1 Mbps.
Pada ANBK semi-online, masing-masing lokasi memiliki Exambrowser admin dan Exambrowser client.
Aplikasi Exambrowser admin akan menjalankan mesin virtual atau VHD yang terhubung ke server pusat.
Sedangkan pada Exambrowser client akan terhubung ke komputer proktor melalui jaringan LAN.
Pada moda semi-online komputer client tidak terhubung dengan server pusat seperti yang terjadi pada ANBK moda online.
Oleh karena itu, proktor wajib melakukan sinkronisasi data terlebih dahulu dari server pusat ke komputer proktor. (*)


You may like

Kemendikbudristek Bakal Hapus Jurusan IPA, IPS dan Bahasa di SMA di Kurikulum Merdeka

Data PDNS 2 Terserang Ransomware, Pencairan KIP Kuliah Terpaksa Dilakukan Manual

Banyak Guru Terjerat Pinjol, Kemendikbudristek Tingkatkan Literasi Keuangan

Kemendikbudristek Tetapkan 40.541 Formasi CPNS dan PPPK 2024

Kemendikbudristek Hapus Pramuka dari Daftar Ekskul Wajib di Sekolah

Kemendikbudristek Resmi Terapkan Kurikulum Merdeka Secara Nasional
1 Comment
Leave a Reply
Batalkan balasan
Leave a Reply
Pos-pos Terbaru
- Sinergi Nyata HUT Bhayangkara, Satlantas Polres Karawang Serahkan Ambulans Hasil Reparasi untuk Komunitas Ojol
- Polres Karawang Gelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80
- UNSIKA Bangun Gedung Serbaguna di Kampus 2
- Diduga Korban Tabrak Lari, Polres Karawang Lakukan Penyelidikan Intensif untuk Ungkap Pelaku
- Kapolres Karawang Pimpin Langsung Upacara Kenaikan Pangkat Reguler dan Pengabdian di Polres Karawang







Ethan
4 November 2021 at 22:16
It’s a shame you don’t have a donate button! I’d definitely donate to this brilliant
blog! I suppose for now i’ll settle for book-marking and adding your RSS feed to my Google account.
I look forward to brand new updates and will talk about this blog with my Facebook group.
Talk soon!