Regional
Gelar Aksi Damai di Depan Kantor Gubernur Sumsel, KMPSS: Jangan Ada Nepotisme
Published
6 tahun agoon
By
Redaksi
PALEMBANG – Sejumlah massa dari Komunitas Masyarakat Peduli Sumatera Selatan (KMPSS) menggelar aksi damai di depan kantor Gubernur Sumsel, Rabu (7/4). Aksi tersebut sebagai bentuk rasa cinta, dan sayang kepada Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru.
Aksi tersebut, dilatari untuk mengingatkan Gubernur agar tidak mengarah ke perbuatan nepotisme yang nantinya bakal menciptakan kolusi dan korupsi.
Dalam orasinya, Rahmat Sandi Iqbal mengingatkan Gubernur Sumsel bila pemerintah Provinsi Sumsel bukan sebuah perusahaan, dimana managementnya bisa menempatkan para sanak keluarga.
“Saya nilai Gubernur hanya menciptakan Sumsel Maju untuk keluarga, bukan untuk rakyat. Banyak SDM di Sumsel yang berkualitas,” jelasnya.
Di lain itu Sukma Hidayat menyoroti kinerja Pemprov Sumsel, yang belum menunjukkan hasil. Dimana dari data BPS, Sumsel masuk 10 provinsi termiskin di Indonesia.
“Lihatlah hasil kinerjanya, Sumsel masuk 10 provinsi termiskin di Indonesia,”tegasnya.
Tidak hanya itu, menurut Direktur Sriwijaya Corruption Wacth (SCW) Mukri AS, sebuah nepotisme bisa menyebabkan kolusi yang akhirnya akan bermuara nepotisme.
“Saya minta DPRD Sumsel, gunakan fungsi sebagai kontrol, bila suara kami tidak di dengarkan maka kami akan besuara sampai ke pusat,” jelas Mukri.
Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Provinsi Sumsel, Edward Juliartha mengatakan, semua masukan dari masyarakat merupakan atensi dari pemerintahan.
“Kalau bicara tentang peringatan kita lihat dulu. sejauh ini Pemprov sudah melakukan rotasi sesuai dengan juklak dan juknis. sehingga kalau ada yang menduduki ada unsur kedekatan tentu kita lihat dulu. Kalau dia lolos seleksi kita tidak bisa mengatakan karena adanya kedekatan. Ini kita sesuaikan dengan prosedur yang ada,” ujarnya.
Menurut Edward, dalam kondisi seleksi jabatan melalui beberapa proses. “Ini merupakan kritik membangun, Pemprov tidak akan bisa kalau yang tidak sesuai, mereka sudah mengikuti beberapa tahapan dan buktinya ada beberapa stafsus yang tidak diteruskan,” tukasnya.
Dari pantauan awak media, Komunitas Masyarakat Peduli Sumsel menyerahkan medali emas untuk Gubernur Sumsel atas keberhasilan mengangkat kerabatnya dalam Pemerintahan Provinsi Sumatera Selatan, yang diterima langsung oleh Edward Juliartha. (sya)

You may like

PERS SUMSEL GEMPAR! Koalisi Jurnalis Turun ke Jalan, Desak Copot Dirintelkam dan Bongkar Aktor Intelektual Kekerasan!

Kekerasan Terhadap Pers Kembali Terjadi, AJI Palembang Tuntut Pengusutan Tuntas Kasus Penganiayaan Jurnalis

Ketum IKA-MUBA Apriyadi Mahmud Rancang Program Permodalan UMKM Bareng OJK

Gubernur Sumsel Kukuhkan Pengurus IKA Muba 2026–2030, Apriyadi: IKA Muba Adalah Umah Kita Bersama

H-Beberapa Hari Jelang Pelantikan, Panitia IKA Muba Pastikan Seluruh Agenda Siap Dieksekusi

Bukan Sekadar Seremonial, Gebyar Merdeka 2026 Sulap Ikon Palembang Jadi Panggung Seni Akbar
Pos-pos Terbaru
- Bupati : CSR Perusahaan Karawang Capai Rp 58 Miliar
- Karawang Raih CNN Indonesia Award 2026
- Tiga Pelajar Terluka dalam Insiden di Jembatan Layang Cikampek, Polsek Cikampek Lakukan Penyelidikan
- Cemburu Buta, Pemuda di Karawang Tega Aniaya Pacar hingga Tewas di Kontrakan
- Kepala Disdikbud Karawang Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Patriotik Dan Gigih Membangun Bangsa






