Regional
Dilanda Kekeringan, MUI Bekasi Minta Warga Shalat Minta Hujan
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menyerukan umat muslim melakukan Shalat Sunah Istisqa atau ibadah shalat meminta hujan di wilayah masing-masing.
Arahan itu tertuang melalui surat edaran Nomor: 05/MUI/KAB-BKS/VIII/2023.
Seruan ini sejalan dengan peningkatan status kebencanaan daerah dari semula siaga darurat bencana menjadi tanggap darurat bencana kekeringan yang diberlakukan Pemkab Bekasi mulai 31 Agustus sampai 13 September 2023 mengacu Surat Keputusan Bupati Bekasi Nomor HK.02.02/Kep.567-BPBD/2023.
“Dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta berkenaan dengan kondisi minim curah hujan di Kabupaten Bekasi maka MUI menyampaikan seruan kepada umat Islam untuk Shalat Sunah Istisqa secara berjamaah di masjid maupun di lapangan wilayah masing-masing,” kata Sekretaris MUI Kabupaten Bekasi KH Muhiddin Kamal di Cikarang, Sabtu (2/9/2023).
Ia menyampaikan, Shalat Sunah Istisqa ini menurut keyakinan agama Islam, merupakan bentuk ikhtiar secara keagamaan dengan harapan hujan akan datang di musim kemarau yang terjadi disebabkan fenomena El-Nino di Kabupaten Bekasi.
MUI Kabupaten Bekasi juga merencanakan akan menggelar Shalat Istisqa ini secara berjamaah di masjid atau lapangan plaza kompleks Pemkab Bekasi, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat.
“Nanti kami konsultasikan dulu ke Bagian Kesra untuk pelaksanaannya. Kami berharap seruan ini disampaikan untuk dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, sebagaimana seruan yang sudah diedarkan,” katanya.
Merujuk pada data Pusdalops BPBD Kabupaten Bekasi, hingga Jumat (1/9/2023), ada 24 desa di 10 kecamatan terdampak bencana kekeringan dengan jumlah warga terdampak sebanyak 47.713 jiwa dari 12.206 kepala keluarga.
Sebanyak 10 kecamatan terdampak kekeringan itu antara lain Kecamatan Cibarusah, Bojongmangu, Serang Baru, Cikarang Pusat, Pebayuran, Sukawangi, Babelan, Tarumajaya, Muaragembong, serta Kecamatan Setu.
Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan pada Jumat (1/9/2023) kemarin juga telah turun langsung ke lapangan bersama BPBD, PMI, Baznas, Damkar, PDAM Tirta Bhagasasi, serta unsur swasta untuk mendistribusikan bantuan air bersih ke Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah. (*)
You may like

Enam Orang Diamankan! BNNK Karawang Bongkar Jaringan Peredaran 5.555 Obat Keras di Cilamaya Wetan Dan Kulon

Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026

Cegah Stunting di Kabupaten Bekasi, Alfamidi Kembali Salurkan Ribuan Telur

Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang

Petani Sukasari Karawang Menjerit: Krisis Air Menahun, Tak Pernah Tersentuh Bantuan Pompa dan Alat Pertanian!

Dari Upload Konten Sampai Live Stream Nyanyi Bareng, Indosat 5G Bikin QNF Chapter 5 Karawang Makin Pecah
Pos-pos Terbaru
- Enam Orang Diamankan! BNNK Karawang Bongkar Jaringan Peredaran 5.555 Obat Keras di Cilamaya Wetan Dan Kulon
- Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026
- Cegah Stunting di Kabupaten Bekasi, Alfamidi Kembali Salurkan Ribuan Telur
- Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang
- PERS SUMSEL GEMPAR! Koalisi Jurnalis Turun ke Jalan, Desak Copot Dirintelkam dan Bongkar Aktor Intelektual Kekerasan!







