Regional
Kebakaran Pabrik Kasur di Arjawinangun Cirebon Berhasil Dipadamkan Setelah 21 Jam Ditangani
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Kebakaran yang melanda pabrik kasur di Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, akhirnya berhasil dipadamkan pada Selasa (28/2/2023) sore.
Kebakaran yang terjadi sejak Senin (27/2/2023) malam itu padam setelah ditangani selama kira-kira 21 jam oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Cirebon.
Satu titik api yang tersisa di bagian belakang pabrik itu sejak Selasa pagi akhirnya padam setelah hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Arjawinangun.
Para petugas pun melanjutkan proses pendinginan setelah titik api terakhir di pabrik kasur PT AIYI Indonesia Internasional tersebut berhasil dipadamkan dan hujan deras mulai reda.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Cirebon, M Fery Afrudin, mengatakan, titik api terakhir di pabrik kasur tersebut cukup sulit dipadamkan. Menurutnya, hal itu disebabkan banyaknya cairan kimia yang menjadi bahan pembuatan busa yang tersimpan dibagian belakang pabrik tersebut.
“Cairan kimia yang tersimpan di pabrik tersebut jumlahnya mencapai 16 ribu liter,” katanya, Selasa (28/2/2023).
Ia mengatakan, cairan kimia itu tersimpan dalam dua tangki besar yang masing-masing kapasitasnya mencapai 8000 liter. Sementara lebih dari 100 drum berisi cairan kimia yang tersimpan di pabrik tersebut selamat dari kobaran api.
“Seratusan drum itu selamat, enggak terbakar, dan cairan ini yang diduga memicu dentuman saat kebakaran, karena tersambar api,” ujarnya.
Ia mengatakan keberadaan cairan kimia tersebut juga sempat menyulitkan puluhan petugas dalam menjinakkan si jago merah. Pasalnya, api yang sempat mengecil kembali membesar akibat menyambar cairan kimia itu, bahkan hingga memicu ledakan atau dentuman besar.
Selain itu, kebakaran yang berlangsung selama kira-kira 20 jam tersebut telah meluluhlantakkan hampir seluruh areal pabrik kasur PT AIYI Indonesia Internasional.
Saat ini pihaknya pun masih melakukan pendinginan di areal pabrik itu untuk memastikan tidak ada sekam yang dikhawatirkan memicu kemunculan titik api baru.
Ia mengungkapkan, hingga kini belum mengetahui penyebab kebakaran tersebut karena masih fokus untuk penanganan dari mulai pemadaman dan kini pendinginan.
Selain itu, Fery memastikan tidak ada korban jiwa atau korban luka dari kalangan karyawan pabrik dalam peristiwa kebakaran kali ini. (*)
Sumber: Berbagai sumber

You may like

Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026

Cegah Stunting di Kabupaten Bekasi, Alfamidi Kembali Salurkan Ribuan Telur

Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang

Petani Sukasari Karawang Menjerit: Krisis Air Menahun, Tak Pernah Tersentuh Bantuan Pompa dan Alat Pertanian!

Dari Upload Konten Sampai Live Stream Nyanyi Bareng, Indosat 5G Bikin QNF Chapter 5 Karawang Makin Pecah

Kekerasan Terhadap Anak di Karawang, Polisi Amankan Dua Pelaku di Bawah Umur
Pos-pos Terbaru
- Anggaran Pemda Telat, Komisi I DPRD Karawang Desak Pencairan Dana Pilkades Serentak 2026
- Cegah Stunting di Kabupaten Bekasi, Alfamidi Kembali Salurkan Ribuan Telur
- Kejari Karawang Sita 12 Bidang Tanah dan 3 Mobil serta Amankan Uang Rp829,55 Juta dalam Perkara Dugaan Korupsi Penyaluran KPR Bank Himbara Cabang Karawang
- PERS SUMSEL GEMPAR! Koalisi Jurnalis Turun ke Jalan, Desak Copot Dirintelkam dan Bongkar Aktor Intelektual Kekerasan!
- Petani Sukasari Karawang Menjerit: Krisis Air Menahun, Tak Pernah Tersentuh Bantuan Pompa dan Alat Pertanian!






