Nasional
Erick Thohir Sebut BUMN Harus Jadi Penyeimbang Pasar
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan dengan tegas bila BUMN harus menjadi penyeimbang pasar dengan melakukan intervensi ketika kondisi pasar sedang tidak seimbang.
Menurutnya, upaya menjaga keseimbangan merupakan bagian dari transformasi BUMN dengan mengikis kesenjangan dan meningkatkan keseimbangan agar perekonomian dapat bergerak maju.
“Tidak mungkin ekonomi kita tumbuh kalau tidak rukun dan tidak ada keseimbangan, itulah fungsi intervensi dari BUMN,” kata Erick dalam keterangannya, Jumat (18/6/2022).
Erick mengaku telah menancapkan dua fokus prioritas dalam mewujudkan keseimbangan, melalui pendanaan dan pendampingan.
Untuk itu, Erick pun memetakan fokus masing-masing bank BUMN, agar tak lagi saling bersaing memperebutkan sektor pembiayaan korporasi besar dan melupakan UMKM.
“Perbankan kita fokuskan. Dulu, BNI, BRI, Mandiri, semua rebutan korporasi, semua bikin kartu kredit, buat apa, akhirnya terjadi kesenjangan, yang kecil tidak merasa diurusi dan yang besar selalu disalahkan,” ucap Erick.
“Rights issue BRI Rp96 triliun terbesar di Asia Tenggara, nomor dua di Asia, dan nomor tujuh dunia. Artinya tidak hanya pakai modal pemerintah tapi lewat aksi korporasi yang dipercaya market,” imbuhnya.
Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa fokus model bisnis akan mampu menguatkan kinerja BUMN yang pada akhirnya berdampak baik untuk ekosistem ekonomi nasional.
“BUMN juga harus seimbang, korporasinya mesti untung supaya dapat intervensi. Kalau BUMN tidak sehat dan rugi, bagaimana bisa mendorong dan intervensi. Alhamdulillah, dengan transformasi kita dapat menggenjot laba bersih BUMN secara konsolidasi dari Rp13 triliun pada 2020 menjadi Rp126 triliun pada 2021,” pungkas Erick. (*)
Sumber: Antara

You may like

Para Peraih Medali Olimpiade 2024 Dapat Bonus Total Rp 6 Miliar

PSSI Minta PT LIB Bawa Liga 1 Tembus Peringkat 2 Asean dan 12 Asia

Erick Thohir: Aset BUMN Meningkat Menjadi Rp 10.402 Triliun

Setor Dividen Rp 3,09 Triliun, Kementerian BUMN Dukung PLN Lanjutkan Transformasi Bisnis

Menteri BUMN Apresiasi Gerak Cepat PLN Hadirkan Energi Bersih di IKN

Erick Thohir Ungkap Alasan Stasiun Kereta Cepat Karawang Belum Beroperasi
Pos-pos Terbaru
- Dukung Peningkatan PAD, DPRD Karawang Setujui Transformasi Petrogas Menjadi Karawang Energi Persada
- Polsek Karawang Tangkap Terduga Pelaku Pengeroyokan yang Menyebabkan Korban Tewas Tenggelam di Saluran Irigasi
- Dituduh Jadi Aktor di Balik Ulasan Negatif Konsumen, Resto Saung Berkah Gurame Somasi Restoran Sumoreang
- DPRD Karawang Kecewa Berat karena PT Nipro Indonesia Jaya Mangkkir RDP, Limbah 13 Tahun dan Rekrutmen Disorot
- Jejak Inspiratif H. Zeni Zaelani: Figur “Sakhoul Aghniya” di Karawang yang Sukses Padukan Bisnis, Dakwah, dan Masa Depan Santri






