Connect with us

Nasional

Erick Thohir Ungkap Alasan Stasiun Kereta Cepat Karawang Belum Beroperasi

Published

on

INFOKA.ID – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan alasan belum beroperasinya Stasiun Kereta Cepat Whoosh Karawang.

Erick mengatakan, selain akses jalan ke Stasiun Karawang yang belum rampung, tingkat permintaan penumpang juga jadi pertimbangan untuk mengaktifkan Stasiun Karawang.

Saat ini, kata dia, stasiun yang beroperasi baru tiga yaitu Stasiun Halim, Stasiun Padalarang, dan Stasiun Tegalluar.

Erick menilai apabila nantinya jumlah penumpang sudah melampaui target, maka Stasiun Karawang akan dibuka sebagai pemberhentian Whoosh.

“Kalau kita sekarang apapun akses yang memang secara number of traffic-nya sudah bisa mumpuni. Ya kita pasti dukung, tapi kalau itu belum mumpuni, nanti akhirnya akan membuat kereta cepat ini enggak jadi cepat lagi karena terlalu banyak berhenti,” kata Erick, dikutip Senin (22/4/2024).

Erick menuturkan, saat ini rata-rata penumpang Whoosh mencapai 14.000-16.000 per hari. Sehingga, pengoperasian stasiun ini dilakukan secara bertahap menyesuaikan dengan kebutuhan.

Selain jumlah penumpang, Erick mengatakan belum dibukanya Stasiun Karawang karena akses jalan. Hal itu masih terkendala akses lahan.

“Akses jalan tol, akses lahan segala, kita akan dorong kalau traffic-nya. Ini kan sekarang kita sendiri baru ada adjustment pricing, jam penuh dan jam lenggang,” terangnya.

Ia mengatakan, pembangunan akses jalan yang menghubungkan Stasiun Karawang sendiri berada di bawah pengawasan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan PT Jasa Marga (Persero).

“Sudah (koordinasi dengan Kementerian PUPR dan Jasa Marga), itu sudah dari awal. Tinggal momentum ketika jumlah traffic-nya berapa, kita lakukan percepatan,” kata Erick. (*)