Nasional
Indonesia-Australia Kerjasama Tanggulangi Terorisme
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Department of Foreign Affairs and Trade (DFAT) Australia akan bekerja sama dalam penanggulangan terorisme.
Kerja sama itu disepakati dalam acara konsultasi bilateral ke-8 antara Indonesia dan Australia di Sydney, Australia.
“Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama penanggulangan terorisme dengan mengedepankan mekanisme dialog sebagaimana yang disepakati dalam nota kesepahaman,” kata Kepala BNPT Komjen Polisi Boy Rafli Amar melalui keterangan tertulis yang dilansir Antara, Minggu (17/4/2022).
Dalam pertemuan itu, Boy mewakili delegasi dari Indonesia. Sedangkan Ambassador for Counter Terrorism Roger Noble mewakili delegasi Australia dan sebagai tuan rumah.
Boy mengatakan, pertemuan tersebut adalah agenda rutin tahunan kedua antara Indonesia dan Australia untuk membahas berbagai isu terorisme di tingkat bilateral, regional, dan internasional.
Mereka juga saling berbagi dan bertukar informasi seputar intelijen serta membahas beberapa program kerja sama penaggulangan terorisme yang akan dilaksanakan pada tahun ini.
Pertama, membahas pandangan kedua delegasi dalam melihat tren ancaman pada lingkup global, regional, dan domestik.
Kedua, membahas informasi terkini tentang kemaritiman antara Pemerintah Australia dan Indonesia untuk memperkuat institusi peradilan dan keamanan atau Australia Indonesia Partnership for Justice (AIPJ2).
Ketiga, membahas prioritas nasional dan bilateral kedua negara.
Keempat, membahas perkembangan kepemimpinan Indonesia dan Australian dalam forum Internasional.
Boy Rafli memaparkan, hal yang menjadi sorotan adalah strategi dan kebijakan nasional yang dikembangkan Australia dalam penanggulangan terorisme, khususnya ekstremisme bebasis kekerasan.
Kebijakan tersebut, menurutnya, memilki kesamaan dengan yang dikembangkan oleh Indonesia yakni strategi Rencana Aksi Nasional Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang mengarah pada terorisme (RAN PE).
Kemudian, terkait kesamaan strategi dan kebijakan, Indonesia dan Australia sepakat akan bekerja sama untuk mengembangkan teknis dalam isu radikalisasi online, isu tentang perempuan dan anak, pemuda, serta pendanaan terorisme khususnya penyalahgunaan teknologi digital. (*)
Sumber: Antara

You may like

BNPT: Penangkapan Residivis Teroris di Karawang jadi Bentuk Ketegasan Aparat Hukum

Densus 88 Tangkap Penjual Bubur Terduga Teroris di Karawang, Sita Bahan Peledak dari Rumah Kontrakan

Densus 88 Geledah Kontrakan Terduga Teroris di Karawang, Ketua RT: Selalu Berkelit Saat Diminta Identitas

Densus 88 Amankan Seorang Pria diduga teroris di Karawang

Jadi Narasumber Pada Rakor Terkait Terorisme, Ini yang Disampaikan Kalapas Karawang

72 Narapidana Teroris Ucapkan Ikrar Setia Terhadap NKRI
Pos-pos Terbaru
- Polresta Karawang Gelar Sertijab Kapolsek Jajaran, Kombes Pol Mario Prahatinto Tegaskan Penguatan Pelayanan Publik
- Pastikan Wilayah Penyangga Ibu Kota Kondusif, Kapolresta Karawang Bersama Karo Ops Polda Jabar Pimpin Pengamanan Suporter Bola
- Polresta Karawang Imbau Suporter Persib Tak Berangkat ke Jakarta, Minta Nonton di Rumah atau Lokasi Nobar
- Polresta Karawang Perkuat Keselamatan Ojol Kamtibmas Lewat Safety Riding dan PPGD
- Melalui Passport Emergency, Imigrasi Karawang Jemput Bola Layani Pemohon Sakit di Desa Wadas






