Regional
Jalan Tol Rusak Renggut Nyawa, Masyarakat Miskin Kota Desak Tanggung Jawab Waskita
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
PALEMBANG – Jalan Tol Trans Sumatera ruas Palembang-Kayuagung banyak mengalami kerusakan begitupun sebaliknya. Kini ramai dikeluhkan para pengguna. selain jalan bergelombang, ada beberapa titik jalan tol kondisinya yang berlubang hingga menyebabkan berbagai insiden kecelakaan.
Dari data lapangan tidak sedikit pengguna jalan tol mengeluh karena mengalami pecah ban akibat parahnya kondisi jalan tol Palembang- Kayuagung.
Bahkan diduga akibat menghindari lubang di jalan tol, seorang mahasiswi UMP, Febi Khairunnisa (21), tewas setelah mobil yang dikendarainya mengalami kecelakaan di KM 362 Jalan Tol Trans Sumatera ruas Palembang- Kayuagung.
Menyikapi hal ini, puluhan emak-emak yang tergabung dalam Masyarakat Miskin Kota (MMK) Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar demonstrasi di halaman kantor DPRD Sumsel, Selasa (11/1/2022).
Ketua MMK Sumsel, Arifin Kalender mengatakan, pihaknya melihat sendiri dan mendapat banyak laporan mengenai Jalan Tol Trans Sumatera khususnya ruas Palembang – Kayuagung yang saat ini kondisinya bergelombang dan berlubang. Bukan hanya menyebabkan kerugian materi mobil yang rusak, bahkan kondisi ini sudah menelan korban jiwa.
“Kita lihat kemarin, korban meninggal dari mahasiswi UMP akibat jalan tol tersebut berlubang. Di sini kita minta DPRD Sumsel peduli, jangan hanya diam DPRD Sumsel harus cek ke lokasi, panggil pihak PT Waskita Sriwijaya Tol (WST). Kenapa jalan tol dari pertama dibuka sampai sekarang rusak berat. WST harus bertanggungjawab. Jangan mereka melemparkan ke sub kontraktor,” tegas Arifin.
Arifin menyampaikan, jika perwakilan PT WST tidak mau menemui DPRD Sumsel, pihaknya akan melapor ke Polda Sumsel sesuai dengan UU No. 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan pasal 273 ayat 3.
“Di situ jelas ada tindak pidana hukumannya sampai lima tahun. Kita meminta DPRD Sumsel memanggil PT WST dan mempertemukan dengan Masyarakat Miskin Kota. Kita tunggu dari DPRD hari ini atau besok untuk mempertemukan kita dengan PT WST,” katanya.
Arifin sengaja mengajak emak-emak demo di DPRD Sumsel karena korban tewas akibat jalan tol Palembang-Kayuagung kemarin adalah seorang perempuan yang merupakan mahasiswi dari Universitas Muhammadiyah Palembang.
Sekretaris DPRD Sumsel, Ramadhan S Basyeban mengatakan, aspirasi yang disampaikan MMK ini akan disampaikan ke anggota DPRD Sumsel.
“Insyaallah kita tunggu saja (informasinya). Tidak akan lama. Yang jelas kita akan ketemu lagi,” ucap Ramadhan.
Rombongan emak-emak ini diterima langsung oleh Sekretaris DPRD Sumsel Ramadhan S Basyeban didampingi sejumlah Kepala Bagian (Kabag).
Menurut Ketua MMK Sumsel Aripin Kalender, pihaknya melihat jalan tol Palembang- Lampung kondisinya sekarang bergelombang dan berlubang , akibatnya sudah menelan korban jiwa.
“Kita lihat kemarin korban meninggal dari mahasiswi UMP, akibat jalan tol tersebut berlumbang, disini kita minta DPRD Sumsel peduli jangan hanya diam , DPRD Sumsel harus cek ke lokasi panggil pihak PT Waskita Sriwijaya Tol (WST) kenapa jalan tol pertama dibuka sampai sekarang rusak berat, WST harus bertanggungjawab, jangan mereka melemparkan ke sub kontraktor, panggil mana tanggungjawab WST,” katanya. (rey/sya)

You may like

PERS SUMSEL GEMPAR! Koalisi Jurnalis Turun ke Jalan, Desak Copot Dirintelkam dan Bongkar Aktor Intelektual Kekerasan!

Kekerasan Terhadap Pers Kembali Terjadi, AJI Palembang Tuntut Pengusutan Tuntas Kasus Penganiayaan Jurnalis

Ketum IKA-MUBA Apriyadi Mahmud Rancang Program Permodalan UMKM Bareng OJK

Gubernur Sumsel Kukuhkan Pengurus IKA Muba 2026–2030, Apriyadi: IKA Muba Adalah Umah Kita Bersama

H-Beberapa Hari Jelang Pelantikan, Panitia IKA Muba Pastikan Seluruh Agenda Siap Dieksekusi

Bukan Sekadar Seremonial, Gebyar Merdeka 2026 Sulap Ikon Palembang Jadi Panggung Seni Akbar
Pos-pos Terbaru
- Aksi Nyata untuk Bumi, Alfamidi Operasikan 49 PLTS dan Efisiensi 2,2 Juta Lembar Kertas
- Pertagas Dukung Ketahanan Pangan melalui Penyaluran Gas Bumi bagi Industri Pupuk
- ACT ONE Yamaichi Resmi Hadir di Indonesia, Bawa Pengalaman 60 Tahun dari Jepang untuk Mendukung Industri Konstruksi Nasional
- Dukung Peningkatan PAD, DPRD Karawang Setujui Transformasi Petrogas Menjadi Karawang Energi Persada
- Polsek Karawang Tangkap Terduga Pelaku Pengeroyokan yang Menyebabkan Korban Tewas Tenggelam di Saluran Irigasi






