Connect with us

Regional

22 Desa di Bekasi Alami Kekeringan Ekstrem

Published

on

INFOKA.ID – Sebanyak 22 desa di delapan kecamatan di Kabupaten Bekasi mengalami bencana kekeringan akibat dari El Nino pada musim kemarau.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi Muchlis mengungkapkan warga yang mengalami kekeringan tersebar di 22 desa dari total 187 desa.

“Warga terdampak kekeringan tersebar di 22 desa dari total 187 desa maupun kelurahan di delapan kecamatan berdasarkan data per hari ini. Tidak ada korban luka, meninggal dunia, maupun warga mengungsi,” kata Muchlis, Rabu (30/8/2023).

Ia mengatakan, BPBD Kabupaten Bekasi telah melakukan berbagai upaya salah satunya pendistribusian air bersih.

“Termasuk kami mendata wilayah terdampak kekeringan di Kabupaten Bekasi untuk langkah-langkah dalam penanganan,” beber dia.

Muchlis mengatakan bahwa mulai pekan lalu pihaknya sudah mendistribusikan bantuan air bersih dengan alokasi 30.000 liter per hari, yang dilakukan secara rutin setiap harinya.

“Sampai hari ini sudah 325.000 liter yang didistribusikan, termasuk pendistribusian dari PDAM Tirta Bhagasasi di wilayah Kecamatan Bojongmangu,” tambah dia.

Sementara, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi Dodi Supriyadi dalam penanganan bencana kekeringan ini pihaknya berkoordinasi dengan sejumlah unsur terkait yang dilibatkan untuk melakukan pendistribusian ke wilayah terdampak kekeringan.

Unsur yang ikut dilibatkan dalam proses ini yakni Polres Metro Bekasi, Kodim 0509 Kabupaten Bekasi, Dinas Pemadam Kebakaran, PMI, PDAM Tirta Bhagasasi, Dinas Pertanian, PDAM Tirta Bhagasasi, Satpol PP, Baznas, aparatur kecamatan dan desa, hingga relawan-relawan kebencanaan.

“Hal itu sebagai wujud negara hadir di tengah masyarakat untuk memastikan dampak bencana mampu diminimalisir melalui penanganan masif,” ucapnya. (*)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement