Nasional
Wapres Ungkap Penyebab Agama Islam Kini Berkembang Pesat di Eropa
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan saat ini agama Islam kini tengah berkembang pesat di Eropa.
Salah satu penyebabnya yakni Islam membawa ajaran yang universal dan selalu relevan dengan situasi dan kondisi apa pun dan di manapun. Sehingga, Islam diharapkan bisa menjadi solusi dalam mengatasi berbagai tantangan dan dinamika dari krisis global tersebut.
Selain itu, manusia modern seperti di Eropa ternyata juga masih membutuhkan agama. Terutama kebutuhan untuk mencari makna hidup yang sesungguhnya, mencari kembali Tuhan untuk hidup yang lebih damai.
“Manusia modern ternyata masih membutuhkan agama. Dalam kehidupan liberal yang mengejar nilai-nilai materialistis, pandangan tersebut justru meninggalkan kekosongan hati dan ketidak tenangan batin,” ujar Wapres saat pembukaan Konferensi Internasional Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Belanda secara virtual, Rabu (8/6/2022).
“Tidak heran, saat ini agama Islam berkembang pesat di Eropa karena kebutuhan manusia untuk mencari makna hidup yang sesungguhnya, mencari kembali Tuhannya untuk hidup yang lebih damai,” paparnya.
Wapres pun mengatakan bahwa umat juga perlu kembali merefleksikan agama sebagai sumber perdamaian.
“Rasulullah SAW telah menjadi teladan bagaimana Islam hidup berdampingan dengan umat lain di Madinah. Piagam Madinah (Mitsaqul Madinah) menjadi bukti bahwa Islam bisa bersanding dan berdampingan secara damai dengan umat agama lain,” tuturnya.
Para ulama, kata Wapres, telah merumuskan bahwa tujuan syariat Islam (maqaasidus syariah) adalah untuk kemaslahatan manusia, baik di dunia maupun di akhirat.
Dalam hal ini, para ulama juga menetapkan tentang prinsip-prinsip yang membawa kemaslahatan itu adalah hifzhud-din (menjaga agama), hifzhun-nafs (menjaga keselamatan jiwa), hifzhul-aql (menjaga akal), hifzhun-nasl (menjaga keturunan), dan hifzhul-maal (menjaga harta).
“Menurut saya, ada dua prinsip yang juga termasuk dalam maqaasidus-syariah yang perlu ditambahkan yaitu hifzhul-amni was-salam (menjaga keamanan dan kedamaian) dan hifzhul-bi’ah (menjaga lingkungan) dari ancaman kerusakan lingkungan. Kedua hal ini sangat erat hubungannya dengan terbangunnya kemaslahatan umat manusia secara global,” tutupnya. (*)


You may like

Pemerintah: Fenomena Judi Online Sudah Darurat

Wapres Dorong PMP Kembali Diterapkan dan Dimulai Sejak PAUD

Wapres Targetkan Literasi Ekonomi dan Keuangan Syariah Capai 50 Persen

Pemerintah Fokus Tangani PMI Ilegal Untuk Cegah Korban

Wapres Minta Keberhasilan Sejumlah Kabupaten Turunkan Stunting Bisa Direplikasi

Wapres Berharap Mudik Lebaran Dapat Tingkatkan Perekonomian Daerah
Pos-pos Terbaru
- Sinergi Nyata HUT Bhayangkara, Satlantas Polres Karawang Serahkan Ambulans Hasil Reparasi untuk Komunitas Ojol
- Polres Karawang Gelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80
- UNSIKA Bangun Gedung Serbaguna di Kampus 2
- Diduga Korban Tabrak Lari, Polres Karawang Lakukan Penyelidikan Intensif untuk Ungkap Pelaku
- Kapolres Karawang Pimpin Langsung Upacara Kenaikan Pangkat Reguler dan Pengabdian di Polres Karawang




