Connect with us

Daerah

Viral Spanduk Aksi Kritik Kemiskinan Ekstrem di Karawang

Diposting

pada

INFOKA.ID – Viral di media sosial spanduk aksi kritik bertuliskan “Karawang ekstrem miskin, mobil mewah Pemda Krw” terbentang jelas di Jalan Ahmad Yani dekat Karangpawitan.

Di tempat lain juga spanduk bertuliskan “Seruan aksi gemak, selamatkan rakyat miskin” dipasang di atas jembatan arah RSUD Karawang.

Kedua spanduk vandalisme itu di posting Akun Instagram @infokrw, Selasa (12/10/2021).

“Terdapat baner dengan bertuliskan “Karawang ekstrem miskin, mobil mewah Pemda Krw”, terpangpang jelas di Jalan dekat Karawangpawitan, salah satu pengendara motor mengambil gambar tersebut, Selasa (12/10) sekitar pukul 4 pagi. Bukan hanya itu baner juga dipasang di atas jembatan arah RSUD Karawang bertuliskan “Seruan aksi gemak, selamatkan rakyat miskin” belum diketahui dengan pasti siapa yang membuat baner tersebut,” tulis akun @infokrw.

postingan tersebut pun mendapat banyak respon dari netizen.

“Tidak penting mencari2 siapa yg membuat, yg penting instropeksi diri,” ujar akun @yannelamaudina.

“Bentar lagi juga di copot “GERAH” klo rakyat salurkan pendapat. Bukan malah pejabat pada introspeksi diri, justru “GERAH” buru2 dihapus/copot 😂,” ungkap @nanahafid80.

“Yups setuju,dari pada beli mobil mewah,mendingan perhatikan dulu warga nya,” balas akun @iqballramadhan4.

“Yuuk kita belajar demokrasi,biarkn rakyat mengexpresikan gagasanny dengan bebas,jangan d salah artikan bahwa rakyat tidak suka dengan pemimpinny.untuk para pejabat harus legowo apabila rakyat ny bersuara,” ungkap akun @ahmaddado21.

Sebelumnya, Kabupaten Karawang ditetapkan sebagai salah satu wilayah yang masuk kedalam daerah memiliki penduduk dengan status kemiskinan ekstrem tahun 2021.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan ekstrem Indonesia mencapai 10,86 juta jiwa, atau sebanyak empat persen dari jumlah penduduk Indonesia.

Kabupaten Karawang satu dari lima Kabupaten se Jawa Barat dengan total penduduk berstatus miskin ekstrem sebanyak 4,51 persen atau 106.780 jiwa. (*)

Advertisement
Tinggalkan pesan

Balas Pesan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement