Regional
Viral! Anaknya Mengemis, Ibunya Duduk Santai di Warung
Published
3 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – Sebuah video seorang ibu sedang duduk santai di warung sambil minum es viral di medis sosial.
Dalam narasi video dijelaskan seorang perempuan berbaju cokelat tengah duduk di sebuah warung memaksa anaknya mengemis di alun-alun Karawang, Jawa Barat, sedangkan dia hanya bersantai di warung sambil menunggu anaknya menyetor uang.
Terlihat ibu itu dicecar sejumlah pertanyaan oleh warga yang merekamnya dalam bahasa sunda.
“Viralkeun ku urang mah (saya viralkan). Ini anaknya disuruh minta-minta, ibunya nunggu di sini guys. Makan enak nih. Adukan ke perlindungan anak,” kata yang merekam video tersebut.
“Lamun arek maneh nu usaha, lain budak (kalau mau kamu yang bekerja, bukan anak),” ucapnya.
Namun, perempuan tersebut beralasan hal itu dilakukan karena kondisi ekonomi. Dia mengatakan, anaknya merupakan anak yatim.
“Yeuh urang mah teu boga salaki. Anak yatim. Budakna embung ditinggalkeun, mun daek ditinggalkeun mah urang daek usaha (Saya nggak punya suami. Anak yatim, anaknya tidak mau ditinggalkan. Kalau mau, ya saya pasti bekerja),” katanya.
Informasi di medsos menyebut peristiwa tersebut terjadi di Kuningan, Jabar. Namun, setelah ditelusuri kejadian itu terjadi di Kabupaten Karawang, Jabar.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Karawang, Ridwan Salam membenarkan kejadian tersebut ada di Karawang, tepatnya dekat Alun-alun Karawang.
Diketahui ibu tersebut bernama Kesih, warga Kelurahan Tunggakjati, Kecamatan Karawang Barat.
Ridwan menyebut, PSM dan Pemerintah Kelurahan Tunnggakjati telah mendatangi rumahnya di Kaceot I, RT 001, RW 013, Kelurahan Tunggakjati, Kecamatan Karawang Barat.
“Ibu ini sudah ditangani Puskesos dan PSM (pekerja sosial masyarakat) Kelurahan Tunggakjati. Sedang menunggu dari Bidang Perlindungan Anak,” katanya.
Rdwan mengatakan, dari pengakuan ibu tersebut, sang ibu berdalih tak pernah memaksa anaknya mengemis. Hal itu dilakukan karena faktor ekonomi.
“Klarifikasi ibu Kesih benar berada di tempat tersebut. Atas pengakuannya, bukan keinginan ibunya (anak meminta-minta karena keinginan sendiri) karena faktor ekonomi,” katanya.
Ridwan mengatakan, ibu tersebut berjanji tidak akan lagi membawa anaknya. Janji tersebut dituangkan ke dalam bentuk surat yang ditandatangi sang ibu dan disaksikan Ketua RT 001, RW 013, Kelurahan Tunggakjati, Kecamatan Karawang Barat.
“Dan sebagai tindaklanjut akan ada Pendampingan dari Kabid DP3A (Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) dan Dinsos Kabupaten Karawang,” katanya.
Perihal tindak lanjut penangannya akan dibahas Dinas Sosial, DP3A, dan stakholder terkait. (*)

You may like

Tim SAR Temukan Jasad Diduga ODGJ yang Tenggelam di Jembatan BTT Karawang

Sambut Laga PSM kontra Persib, Kapolres Karawang ajak Suporter jaga kondusivitas dan hindari euforia berlebihan

Sinergi Ketahanan Pangan, Polres Karawang Gelar Panen Raya Jagung Bersama Petani Pangkalan

Berkedok Warung Sembako dan Konter Pulsa, Jaringan Obat Keras di Karawang Digulung Polisi, 16.590 Butir Disita!

Kapolres Karawang Sambangi Jemaah Masjid Baitul Falihin Demi Jaga Kamtimbas di wilayah hukum Polres Karawang

Hadirkan Kenyamanan Umat Kristiani, Polres Karawang Jamin Kekhusyukan Misa Kenaikan Isa Al-Masih
Pos-pos Terbaru
- Tim SAR Temukan Jasad Diduga ODGJ yang Tenggelam di Jembatan BTT Karawang
- Sambut Laga PSM kontra Persib, Kapolres Karawang ajak Suporter jaga kondusivitas dan hindari euforia berlebihan
- Sinergi Ketahanan Pangan, Polres Karawang Gelar Panen Raya Jagung Bersama Petani Pangkalan
- Berkedok Warung Sembako dan Konter Pulsa, Jaringan Obat Keras di Karawang Digulung Polisi, 16.590 Butir Disita!
- Kapolres Karawang Sambangi Jemaah Masjid Baitul Falihin Demi Jaga Kamtimbas di wilayah hukum Polres Karawang







