Nasional
Utang Luar Negeri RI Turun Jadi Rp 6.148 Triliun
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
INFOKA.ID – Bank Indonesia (BI) mencatat posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia sebesar US$ 397,4 miliar pada akhir Agustus 2022 atau Rp 6.148 triliun.
Direktur Departemen Komunikasi BI Junanto Herdiawan mengatakan posisi ULN tersebut turun dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang mencapai US$ 400,2 miliar atau Rp 6.192 triliun.
“Perkembangan tersebut disebabkan penurunan posisi ULN sektor publik (pemerintah dan bank sentral),” ungkap Junanto dilansir CNNIndonesia.com, Selasa (18/10/2022).
Junanto merinci posisi ULN pemerintah sebesar US$ 184,9 miliar pada akhir Agustus 2022. Angka itu turun dari bulan sebelumnya yang mencapai US$ 185,6 miliar.
“Penurunan ULN Pemerintah terjadi akibat adanya penurunan pinjaman seiring dengan pelunasan pinjaman yang lebih tinggi dibandingkan dengan penarikan pinjaman dalam mendukung pembiayaan program dan proyek prioritas,” terang Junanto.
Sementara, total ULN swasta tercatat US$ 204,1 miliar pada akhir Agustus 2022. Jumlah itu menurun dibandingkan bulan sebelumnya yang tembus US$ 206,1 miliar.
“Perkembangan tersebut disebabkan oleh kontraksi ULN lembaga keuangan (financial corporations) dan perusahaan bukan lembaga keuangan (nonfinancial corporation) masing-masing sebesar sebesar 3,6 persen (yoy) dan 1,6 persen (yoy) antara lain karena pembayaran neto utang dagang dan kewajiban lainnya,” papar Junanto.
Berdasarkan sektornya, sambung Junanto, ULN swasta terbesar bersumber dari sektor jasa keuangan dan asuransi, sektor pengadaan listrik, gas, uap atau air panas, udara dingin, sektor industri pengolahan, sektor pertambangan, dan penggalian dengan pangsa mencapai 77,5 persen dari total ULN swasta.
“ULN tersebut tetap didominasi oleh ULN jangka panjang dengan pangsa mencapai 75,1 persen terhadap total ULN swasta,” katanya.
Junanto mengatakan ULN Indonesia tetap terkendali pada akhir Agustus 2022. Hal itu tercermin dari rasio ULN Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) tetap di kisaran 30,4 persen, menurun dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 30,7 persen.
Selain itu, BI mengklaim struktur utang RI tetap sehat. Pasalnya, ULN Indonesia didominasi oleh utang jangka panjang sebesar 87,1 persen dari total ULN. (*)


You may like

Utang Luar Negeri Indonesia Capai Rp 6.374 Triliun

Anggota DPR RI Komisi XI Puteri Komarudin Gandeng BI Sosialisasi di Purwakarta Bedakan Uang Palsu dan Asli

Redenominasi Rupiah, BI Berencana Ubah Rp 1.000 Jadi Rp 1

BI Mengaku Siap Lakukan Redenominasi Rupiah

BI dan OJK Prediksi Perekonomian Jabar Tahun 2023 Tetap Tumbuh Positif di Atas Nasional

Utang Pemerintah Naik Jadi Rp 7.123,62 Triliun
Pos-pos Terbaru
- Satreskrim Polres Karawang Tangani Dugaan Penipuan Lowongan Kerja
- Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Lapas Karawang Siap Pasok Hasil Panen untuk Makan Bergizi Gratis
- Bapenda Karawang Permudah Pembayaran PBB-P2 Secara Digitalisasi
- Ketua DPRD Karawang Dorong Percepatan Perbaikan Infrastruktur Jalan
- Persib Juara, Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah Apresiasi Kedewasaan Bobotoh Jaga Kamtibmas di Karawang






