Ragam
UAS: Ramadhan Adalah Bulan Barokah
Published
5 tahun agoon
By
Redaksi
PALEMBANG – Keberkahan dan kesucian nilai-nilai bulan Ramadhan dapat diraih serta tercermin dalam perilaku kehidupan sehari-hari sebagai hamba Allah SWT.
Bahwa bulan Ramadahan merupakan bulan pilihan Allah SWT dengan berbagai keutamaan-keutamaan. Salah satunya adalah bulan Ramadahan merupakan bulan dimana Al-Qur’an diturunkan.
Demikian dikatakan Ustadz Abdul Somad, dalam mengisi acara ceramah agama Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Nuzulul Qur’an 1442 H bertepatan di hari ke 21 Ramadhan, di Masjid An-Nur Jalan Srijaya lorong Cempaka Merah RT 14 Rw 05 Kelurahan Srijaya Kecamatan Alang alang Lebar Palembang, Senin (3/5/2021).
Selanjutnya, Jelas UAS, Kenapa disebut bulan Ramadhan bulan barokah, karena di dalamnya banyak keberkahan, kebaikan, kebaikan dan kebaikan.
Di Bulan Ramadhan, Allah mewajibkan untuk berpuasa, menahan hawa nafsu dari mulai terbit fajar hingga tenggelam matahari.
“Pintu-pintu surga dibukakan, makna pintu surga dibukakan kabar gembira. Pintu-pintu neraka ditutup, apa maknanya pintu neraka di tutup? Allah menutup tempat keburukan, maknanya kalian pun tutup mata, telinga, hidung, otak, pikiran dan hati. tutup hati kita untuk yang jelek-jelek,” tutur UAS.
UAS pun, menceritakan sejarah perjalanan puasanya para nabi terdahulu. “Banyak berpuasa Insya Allah akan membawa kita sehat, ia pun mencontoh kan sahabatnya seorang dokter selama 20 tahun divonis mengidap penyakit diabetes (penyakit gula), setelah dengan rajin melakukan puasa penyakitnya pun hilang seketika dan sekarang dapat menjalakan aktifitas,” ucap UAS.
Tampak para jemaah dengan khusuk tertib sambil dalam suasana berpuasa sambil menunggu tiba waktu berbuka, mendengar ceramah, jemaah yang terbatas dalam ruang masjid satu sama lainnya, tak lepas dari penggunaan Prokes Covid-19.
Dalam Akhir, ceramahnya UAS berpesan di sepuluh hari romadhon ini untuk dilaksanakan itikab. sholat berjamaah buka bersama, bersahur, lalu kemudian sholat subuh berjemaah, adanya pengajian sampai terbit matahari lalu sholat Isra’ hanya ada 9 hari lagi,
“Anggaplah ini Ramadhan yang terakhir. Besok 22, 23, 24 sampai 29, kalau 29 hari puasa tahun ini berarti sisa 8 hari lagi. tapi, Kalau 30 hari puasa tahun ini, masih ada 9 hari. jangan jangan tahun depan kita tak ada lagi, ikut di bulan Ramadhan,” kata UAS pula.
“Lalu akhirnya, berapa banyak orang yang bersama kita tahun lalu, tapi tahun ini ia tak bersama kita lagi. Siapa yang menduga bahwa kini ia tak ada lagi? Begitu juga dengan kita, tak kita duga tahun depan kita tak lagi ada. Jadi, jadikan ini romadhon yang terakhir. Jadikan romadhon yang terkahir maka kita takkan tinggalkan tarawih. jika ini romadhon terakhir maka kita akan kejar khatam Al quran. Karena ini romadhon terakhir maka kita takkan tinggalkan pengajian”
“Karena ini Ramadhan terakhir aku ingin Ramadhan kali ini benar benar berkualitas betul betul menjadiikan ibadahku membuatku menjadi orang yang bertaqwa kepada Allah Subhanuwataalah disambut jemaah dengan rasa syukur, Aamiin…,” tutup UAS.
Ketua pelaksana, Aris Yulianto menjelaskan, ceramah berjalan lancar dengan undangan sangat terbatas dikarenakan Palembang dalam zona merah.
“Alhamdulilah ceramah berjalan lancar dengan undangan sangat terbatas mengingat kondisi Palembang ditetapkan zone merah, Jemaah yang hadir semua menggunakan Prokes Covid-19, serta kamipun panitia telah menyiapkan keperluan keperluan seperti himbauan,” katanya juga didampingi seketaris pelaksana Samari dan Ketua Pengurus Masjid AN-NUR, H Mahyuddin. (sya)


You may like

Ramadan 2026, PT Pindo Deli Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Bazar Minyak Goreng

DPC MOI Karawang Berbagi Sembako dan Takjil di Penghujung Ramadhan

Pemkab Karawang Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an 1445 Hijriah

Pertamina Patra Niaga Regional JBB Berbagi Berkah Ramadhan di Kuningan Jawa Barat

bank bjb Hadirkan Pasar NgaDIGI, Belanja ke Pasar Bayar Cahsless Plus Dapet Hadiah

Jaga Gaya Hidup Sehat Selama Ramadan dengan Galaxy A25 5G
1 Comment
Leave a Reply
Batalkan balasan
Leave a Reply
Pos-pos Terbaru
- Pemkab Karawang Perkenalkan Indentitas Visual “Karawang Motekar”
- Imigrasi Karawang Gelar Pasporia di Purwakarta, Layani Urus Paspor di Akhir Pekan
- Perkuat Ekonomi Sirkular, Pindo Deli Karawang Bangun Kolaborasi Pengelolaan Sampah dari Masyarakat hingga Industri
- Benahi Ekosistem Otomotif Sumsel, Fariz Montesz Gandeng Arief Purnomo Maju Bursa Ketua IMI Sumsel
- Menyala! Sekda Karawang Dipercaya Bicara Transformasi Layanan Publik di Forum Jakarta Smart City







gralion torile
29 Agustus 2022 at 06:09
Very good visual appeal on this internet site, I’d value it 10 10.