Connect with us

Regional

Pemkab Karawang Perkenalkan Indentitas Visual “Karawang Motekar”

Published

on

KARAWANG – Menjelang Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393 yang akan diperingati pada 14 September 2026, Pemerintah Kabupaten Karawang memperkenalkan identitas visual dan tema peringatan tahun ini, yakni “Karawang MOTEKAR”.

MOTEKAR merupakan akronim dari Maju, Optimis, Tangguh, Efektif, Kolaboratif, Adaptif, dan Responsif. Tema tersebut menjadi representasi nilai yang ingin diperkuat dalam perjalanan pembangunan Karawang sekaligus menggambarkan karakter masyarakat dalam menghadapi perubahan dan tantangan zaman.

Melalui materi pengenalan yang disebarluaskan Pemerintah Kabupaten Karawang, identitas Karawang MOTEKAR tidak hanya ditampilkan sebagai sebuah logo, tetapi juga memiliki filosofi yang berkaitan dengan sejarah, budaya, pertanian, keberagaman masyarakat, serta arah pembangunan daerah.

Filosofi Logo Karawang MOTEKAR

Logo Karawang MOTEKAR tersusun dari sejumlah elemen yang secara visual menyerupai susunan bata Candi Batujaya, salah satu peninggalan sejarah dan peradaban Kabupaten Karawang.

Susunan tersebut dimaknai sebagai simbol kekokohan, kesolidan, persatuan dan semangat gotong royong. Seperti halnya bata yang saling menguatkan hingga membentuk bangunan yang kokoh, seluruh elemen masyarakat Karawang diharapkan dapat bersatu dan bekerja sama dalam mewujudkan daerah yang semakin maju, kuat dan berdaya saing.

Bentuk logo yang dinamis juga menyerupai bulir padi. Filosofi ini berkaitan erat dengan posisi Karawang sebagai daerah yang memiliki peran penting dalam sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional.

Gerakan yang mengalir pada bentuk logo menggambarkan masyarakat Karawang yang terus tumbuh, produktif, inovatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan identitasnya sebagai daerah agraris.

Selain bentuk, logo tersebut menggunakan perpaduan lima warna utama, yakni biru, hijau, kuning, orange dan merah. Pertemuan berbagai warna tersebut dimaknai sebagai simbol kolaborasi, keberagaman dan akulturasi masyarakat Karawang yang terdiri atas berbagai latar belakang suku, budaya, etnis dan agama.

Keberagaman tersebut dipandang sebagai kekuatan untuk saling melengkapi, membangun sinergi dan bergerak bersama menuju Karawang yang maju, harmonis dan sejahtera. (rls)

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement