Regional
Terungkap! Sebelum Tewas, Kepala Bocah 14 tahun Dibenturkan ke Tembok Hingga Pingsan oleh Tersangka
Published
4 tahun agoon
By
Redaksi
KARAWANG – T bin W terancam dipenjara selama 15 tahun lantaran telah membunuh S bocah 14 tahun yang juga adik iparnya sendiri.
“Tersangka pembunuhan di Desa Sirnabaya, Kecamatan Teluk Jambe Timur, terancam dipenjara selama 15 tahun,” ucap Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono, Senin (23/5/2022).
Kapolres melanjutkan, hukuman tersebut sesuai dengan pasal 338 KUHPidana tentang pembunuhan.
Diungkapkan Kapolres, sebelum korban meninggal sebelumnya T bin W melakukan penganiayaan kepada korban.
Korban mendapatkan penganiayaan berupa pukulan beberapa kali di wajah, dan benturan di kepala.
“Dari hasil pemeriksaan terungkap pelaku kesal kepada korban. Memang korban kesehariannya tinggal di rumah kakak dan kakak iparnya,” kata Aldi.
Peristiwa mengerikan itu bermula ketika korban sempat meninggalkan rumah. Istri pelaku sekaligus kakak korban meminta T bin W mencari korban. Korban memang sering meninggalkan rumah.
Pada Senin (9/5) malam, pelaku bertemu korban di bawah jembatan tol, Dusun Pajaten, Desa Sirnabaya, Kecamatan Telukjambe Timur, Karawang.
Di sana terjadi percekcokan antara korban dengan pelaku. Pelaku kesal lantaran korban kerap menghutangi bensin eceran ke karyawan. Seperti diketahui, pelaku berprofesi sebagai penjual bensin eceran, dan korban sering dimintai bantuan untuk menjaga lapak bensin eceran.
“Pelaku memukul bagian muka korban beberapa kali sampai korban pingsan. Pelaku lalu membenturkan kepala korban ke tembok jembatan beberapa kali,” kata Aldi.
Pengakuan pelaku dicocokkan dengan hasil autopsi, diketahui kalau setelah kepalanya dibenturkan, korban masih hidup. Pelaku sempat mengecek hidung korban untuk memeriksa jalan napas.
“Pelaku bingung saat itu. Pelaku kemudian menyiasati dan merekayasa seolah-olah korban meninggal gantung diri. Pelaku mencari tali kemudian mencari ranting untuk diselipkan di langit-langit jembatan,” kata Aldi.
Setelah tali ditemukan, pelaku lalu mengikat leher dan menekan punggung korban sampai korban meninggal dunia.
Pelaku lalu merekayasa seolah-olah korban bunuh diri.
Sebelumnya diberitakan, korban S sempat disangka bunuh diri. Ia ditemukan tergantung di bawah jembatan dengan tali tambang melingkari leher. (adv)

You may like

Komisi I DPRD Karawang Bahas Penguatan Pengawasan Perizinan THM, Dorong Pembentukan Satgas Perizinan

Kompak! Kades hingga Linmas di Amansari Karawang Gotong Royong Bangun Rumah Warga yang Nyaris Roboh

Dua Anak Meninggal Dunia Akibat Tenggelam di Bekas Galian Empang, Polres Karawang Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan

Kapolda Jabar Pimpin Rakor Kondusivitas Kawasan Industri di Karawang, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi Nasional

Layanan MCU Gratis Primaya Hospital di Nobar Piala Dunia 2026 Karawang Diserbu Warga

District East dan BNET Jalin Kemitraan Strategis untuk Membangun Ekosistem Smart and Green Living di Karawang
Pos-pos Terbaru
- Komisi I DPRD Karawang Bahas Penguatan Pengawasan Perizinan THM, Dorong Pembentukan Satgas Perizinan
- Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Menjadi 600 Pohon untuk Selamatkan Habitat Elang Jawa
- Kompak! Kades hingga Linmas di Amansari Karawang Gotong Royong Bangun Rumah Warga yang Nyaris Roboh
- Dua Anak Meninggal Dunia Akibat Tenggelam di Bekas Galian Empang, Polres Karawang Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan
- Kapolda Jabar Pimpin Rakor Kondusivitas Kawasan Industri di Karawang, Perkuat Sinergi Jaga Iklim Investasi Nasional







