Connect with us

Regional

Terancam Gagal Panen, Hama Patek Serang Tanaman Cabai di Sukabumi

Published

on

INFOKA.ID – Sejumlah petani cabai di Sukabumi mengeluhkan serangan hama patek atau antraknosa terhadap tanaman cabai yang mereka tanam.

Ada dua lokasi pertanian yang mengalami serangan hama patek, yakni petani Pasirdatar dan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi.

Salah seorang petani cabai, Anwari (37), mengatakan, diperkirakan hama patek mulai menyerang tanaman Cabai sejak musim hujan turun dalam dua bulan ke belakang.

“Hama patek ini bukan hanya membuat buah busuk, yakni membuat daun kriting dan bunga buah berguguran,” ujarnya dilansir Tribunjabar.id, Minggu (26/6/2022).

Serangan hama juga menyebabkan naiknya potensi terhadap gagal panen di saat petani menyambut harga tinggi.

“Ini tentu saja merupakan kergian yang sangat besar bagi kami. Apalagi saat ini harga cabai masih terbilang tinggi. Seharusnya kami menuai keuntungan dari hasil penjualan cabai, akan tetapi yang terjadi malah sebaliknya,” ujarnya.

Serangan hama patek ini melanda seluruh varietas cabai yang ada di wilayah Kebonpedes.

Dadan Apriandani (43), petani Cabai Kebonpedes, mengatakan, untuk mengantisipasi munculnya hama latek, pihaknya sering memberi obat untuk menangkal adanya serangan hama.

“Sudah memakai obat serangan hama. Namun curah hujan tinggi hama patek terus ada, akhirnya buah mengalami kebusukan,” ucapnya.

Selain buah membusuk, bunga cabai calon buah dan daunnya pun mengalami kriting. Akhirnya potensi gagal panen pun mengancam.

“Ya jika daunya sudah rusak dan kembang bunga calon buahnya berguguran ancaman kerugiannya sangat besar,” pungkasnya. (*)

Sumber: TribunJabar.id

Facebook

Pos-pos Terbaru

Advertisement
Advertisement